Tim SAR gabungan masih menyisir Sungai Mapili, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, untuk mencari dua anak yang hilang terseret arus saat berenang pada Jumat siang (5/6). Kedua korban diketahui bernama Humairah, 7 tahun, dan Dermawan, 6 tahun, yang dilaporkan hilang setelah berenang bersama tiga orang temannya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju, Mahmud Afandi, menyampaikan bahwa pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain Rescue Unit Siaga SAR Polewali Mandar, personel TNI dan Polri, Tagana, serta masyarakat setempat. “Dua anak itu dilaporkan hilang saat berenang bersama tiga rekannya di Sungai Mapili pada Jumat siang,” ujarnya di Mamuju, Sabtu.
Pada hari kedua pencarian, tim SAR membagi area operasi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama menyisir sisi kiri sungai menuju arah muara sejauh dua kilometer dari lokasi kejadian menggunakan rubber boat. Sementara itu, SRU kedua melakukan penyisiran di sisi kanan sungai dengan jarak tempuh yang sama.
Seluruh upaya pencarian dilakukan secara intensif sepanjang hari dengan memaksimalkan peralatan yang tersedia, seperti satu unit rubber boat, satu unit kendaraan operasional D-Max Compartment, serta perlengkapan navigasi, komunikasi, medis, dan peralatan pendukung lainnya. Namun, hingga Sabtu petang, kedua anak tersebut belum ditemukan sehingga pencarian dihentikan sementara.
“Upaya pencarian terhadap dua anak yang dinyatakan hilang tersebut akan dilanjutkan besok (Minggu),” kata Mahmud Afandi. Ia juga mengimbau masyarakat di sekitar lokasi kejadian agar segera melaporkan kepada petugas jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban guna mempercepat proses pencarian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula saat kedua anak sedang berenang pada Jumat siang sekitar pukul 11.00 WITA. Saat berada di tengah sungai, mereka diduga kelelahan hingga akhirnya terseret arus Sungai Mapili.
Artikel Terkait
Ekstradisi Paulus Tannos Masih Panjang, Sidang Committal Baru Digelar Agustus 2026
Sri Mulyani Bantah Isu Mundur dari Kabinet, Sebut Ada Manipulasi Dokumen Rapat
Imigrasi Bogor Buka Layanan Paspor Akhir Pekan dan Sore Hari, Kuota Terbatas
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Timur, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami