Hujan deras yang mengguyur Sumatera Barat pekan lalu telah meninggalkan duka. Banjir bandang dan tanah longsor menyapu beberapa wilayah, meninggalkan kerusakan parah dan korban jiwa. Di tengah situasi yang masih mencekam, upaya pencarian dan evakuasi terus digenjot kecepatannya oleh kepolisian.
Menurut Kombes Erdi A. Chaniago dari Divisi Humas Polri, fokus utama saat ini ada di dua hal: menemukan korban yang masih hilang dan mempercepat proses identifikasi jenazah.
Ia menambahkan, Polri tetap dalam kondisi siaga penuh menyikapi dinamika di lapangan yang masih berubah-ubah.
Di sisi lain, tim DVI (Disaster Victim Identification) melaporkan sedikit kemajuan. Dua jenazah lagi berhasil dikembalikan kepada keluarga mereka. Untuk memastikan identitas korban, proses analisis DNA terus berjalan. Sudah ada 21 sampel antemortem dan 26 sampel postmortem yang dikirim ke Pusdokkes Polri untuk diperiksa lebih lanjut.
Artikel Terkait
Medan Ekstrem Bulusaraung: Tantangan Berat di Balik Pesona dan Tragedi
Gelombang Mudik Nataru 2026: 110 Juta Orang Tercatat, Kepuasan Masyarakat Melesat
Prabowo Gandeng Inggris, 10 Universitas Baru Siap Beroperasi 2028
Duka Rizal Armada dan Imas Monica: Calon Anak Keempat Meninggal dalam Kandungan