Menurut Purbaya, kenaikan IHSG ini punya fondasi yang kuat. Ia menjelaskan bahwa pergerakan indeks pada dasarnya ditopang oleh kinerja perusahaan, yang ujung-ujungnya bergantung pada kondisi ekonomi nasional. Jadi, fondasi ekonominya harus solid dulu.
"Jadi kalau bagus seperti sekarang, mungkin ekonomi belum secepat itu. Tapi kan investor pasar modal kan forward-looking. Orientasi ke depan mereka bisa hitung," jelasnya.
Namun begitu, soal janji insentif untuk BEI, Purbaya angkat bicara. Ia mengungkap bahwa belum ada kepastian karena BEI sendiri, menurut pengetahuannya, belum menindak tegas pelaku saham gorengan yang kerap mendistorsi pasar.
"Belum, belum, saya belum lihat mereka [BEI] hukumin orang yang goreng-goreng," katanya lugas.
Artikel Terkait
Singapura Luncurkan Visa Khusus untuk Talenta AI dan Teknologi Mulai 2027
Pemerintah Alihkan Impor Minyak dari Timur Tengah ke AS Imbas Konflik
Gubernur DKI Siap Tertibkan Terminal Bayangan Jelang Mudik
Pengadilan Bebaskan Pengacara Junaedi Saibih dari Dakwaan Suap Hakim