Menurut Purbaya, kenaikan IHSG ini punya fondasi yang kuat. Ia menjelaskan bahwa pergerakan indeks pada dasarnya ditopang oleh kinerja perusahaan, yang ujung-ujungnya bergantung pada kondisi ekonomi nasional. Jadi, fondasi ekonominya harus solid dulu.
"Jadi kalau bagus seperti sekarang, mungkin ekonomi belum secepat itu. Tapi kan investor pasar modal kan forward-looking. Orientasi ke depan mereka bisa hitung," jelasnya.
Namun begitu, soal janji insentif untuk BEI, Purbaya angkat bicara. Ia mengungkap bahwa belum ada kepastian karena BEI sendiri, menurut pengetahuannya, belum menindak tegas pelaku saham gorengan yang kerap mendistorsi pasar.
"Belum, belum, saya belum lihat mereka [BEI] hukumin orang yang goreng-goreng," katanya lugas.
Artikel Terkait
Prabowo Resmikan Kilang Balikpapan Senin Ini, Investasi Rp 123 Triliun untuk Hentikan Impor BBM
Dari Truk Dakar hingga Motor Listrik: Wajah Otomotif yang Terus Berubah
Harga Pertamax dan Dexlite Turun, Pertalite Tetap Bertahan
Di Balik Pesona Danau Batur, Ancaman Racun Diam-Diam Mengintai