Suzuki Cetak Sejarah: Produksi 3,2 Juta Unit dan Pacu Ekspor dari Indonesia

- Rabu, 19 November 2025 | 06:06 WIB
Suzuki Cetak Sejarah: Produksi 3,2 Juta Unit dan Pacu Ekspor dari Indonesia

Produksi mobil Suzuki di Indonesia mencapai tonggak bersejarah memasuki tahun 2025. Total kendaraan roda empat yang telah diproduksi secara lokal berhasil menembus angka 3,2 juta unit.

Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu basis produksi dan ekspor global Suzuki, setelah Jepang dan India. Langkah ini juga menjadi bukti perjalanan panjang perusahaan di Tanah Air yang telah dimulai sejak 1970.

Presiden Direktur PT Suzuki Indomobil Motor, Minoru Amano, menegaskan komitmen perusahaan. "Kami akan terus menyediakan kendaraan yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan kami serta komitmen terhadap kualitas," ujarnya dalam acara seremoni ekspor Suzuki Fronx dan Satria di Cikarang, Selasa (18/11).

Eksistensi Suzuki selama lebih dari lima dekade diwujudkan melalui investasi konsisten dan peningkatan kapasitas produksi. Dengan total investasi lebih dari Rp 22 triliun, Suzuki kini mengoperasikan empat fasilitas manufaktur yang menjadi pusat produksi untuk berbagai model mobil dan motor.

Pencapaian produksi 3,2 juta unit mobil tersebut didukung oleh kontribusi lebih dari 4.700 tenaga kerja lokal serta dukungan dari lebih dari 800 perusahaan pemasok komponen domestik. Sekitar 32 persen di antaranya merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Tidak hanya mengandalkan pasar domestik, Suzuki Indonesia telah aktif melakukan ekspor sejak 1993. Hingga saat ini, lebih dari 800 ribu mobil buatan Indonesia telah dikirim ke berbagai pasar internasional, mencakup kawasan Asia, Amerika Latin, Eropa, dan Oceania. Model yang diekspor antara lain Ertiga, XL7, APV, dan Carry.

Memasuki fase baru, Suzuki menargetkan ekspor lebih dari 30 ribu unit dalam tiga tahun mendatang untuk model Fronx ke negara-negara ASEAN. Ekspansi ini menjadi bagian dari strategi Suzuki untuk memperkuat Indonesia sebagai hub regional dalam rantai pasok dan distribusi kendaraan rakitan.

"Ini akan menjadi sebuah hal yang signifikan untuk memperkuat bisnis ekspor Suzuki di Indonesia, mengikuti perkembangan domestik yang berhasil. Mari kita membuat kendaraan di Indonesia dengan kebanggaan," pungkas Amano.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar