Jakarta – Final trailer Ikatan Darah akhirnya meluncur. Produksi Uwais Pictures ini langsung menohok dengan sajian aksi brutal dan intens, sebuah janji pertarungan yang bakal memukau penonton bioskop. Disutradarai Sidharta Tata, film ini menghadirkan koreografi pertarungan yang hidup dan dinamis. Yang menarik, pengambilan gambarnya begitu imersif, seolah-olah kita terjebak di tengah pusaran konflik itu sendiri.
Deretan nama papan atas mengisi daftar pemainnya. Ada Livi Ciananta, Derby Romero, Dimas Anggara, Teuku Rifnu Wikana, hingga Lydia Kandou. Proyek kolaborasi ini juga melibatkan KG Pictures, Legacy Pictures, dan Raid Rapid Active.
Trailer terakhir itu memberikan gambaran lebih jelas tentang karakter anggota Geng Mafia Primbon. Boris, yang diperankan Abdurrahman Arif, tampil begitu sadis. Ia memainkan beragam senjata tajam, mulai dari mesin pemotong rumput hingga parang. Di sisi lain, karakter Macan (Rama) dikenal dengan gaya bertarung kejamnya; ia gemar mempermainkan lawan sebelum akhirnya melukai.
Namun begitu, bukan hanya aksi fisik yang ditonjolkan. Ada momen emosional yang menyentuh antara Mega (Livi Ciananta) dan Dini (Ismi Melinda). Dua sahabat ini terpaksa berhadapan karena sebuah keadaan yang memisahkan mereka.
Bagi Sidharta Tata, film ini adalah sebuah lompatan. Ia yang sebelumnya dikenal lewat serial aksi, kini bekerja sama dengan Iko Uwais sebagai produser eksekutif. Tata mengaku, kolaborasi ini adalah impian lama, terutama karena ia adalah penggemar berat The Raid.
Proses produksinya sendiri menjadi sekolah baginya. Banyak hal dipelajari, terutama soal membangun adegan aksi yang terasa nyata. "Yang menarik di sini adalah kameranya ikut berantem," ujar Tata.
"Nah, itu yang belum pernah saya temukan sebenarnya. Tradisi Uwais Pictures itu menciptakan semua elemen untuk mendukung koreografi fight agar nyata, termasuk cara kerja kamera," jelasnya.
Ia menyebut pengalaman itu "gila", tapi sangat menyenangkan. "Wah, aku melihatnya gila ya. Pengalaman yang sangat menyenangkan. Dan di final trailer, penonton bisa melihat dinamisnya fighting di film ini," tambahnya.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Naik Rp30.000 per Gram, Sentuh Rp2,89 Juta
Bapanas Peringatkan Importir Patuhi Harga Acuan Kedelai
Ghost in the Cell Joko Anwar Tayang April 2026, Usung Satir Politik di Balik Cerita Horor Penjara
DPR Dorong Proses Hukum Tegas untuk 16 Mahasiswa UI Terduga Pelecehan Seksual