Pemerintah Rekrut 3.000 Guru dan 5.000 Tenaga Kependidikan untuk Sekolah Rakyat Permanen

- Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:20 WIB
Pemerintah Rekrut 3.000 Guru dan 5.000 Tenaga Kependidikan untuk Sekolah Rakyat Permanen

Pemerintah memastikan akan merekrut sedikitnya tiga ribu guru untuk memperkuat proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat Permanen. Langkah ini diambil seiring dengan masa transisi dari status Sekolah Rakyat Rintisan menuju jenjang permanen yang lebih mapan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan bahwa kebutuhan tenaga pendidik tidak hanya berhenti pada guru. Pemerintah juga berencana menambah ribuan tenaga kependidikan guna menunjang operasional sekolah secara menyeluruh.

“Tahun ini kita insyaallah akan merekrut lebih dari 3.000 guru dan 5.000 tenaga kependidikan. Sementara siswanya kita akan merekrut lebih dari 32.000 untuk tahun ini,” ujar Mensos dalam pernyataannya, Sabtu (30/5/2026).

Saat ini, pembangunan Sekolah Rakyat Permanen tahap II tengah berlangsung di 93 titik lokasi. Seluruh proyek tersebut ditargetkan rampung pada Juni mendatang, sehingga dapat mulai digunakan pada tahun ajaran baru yang dimulai Juli.

Di sisi lain, Kementerian Sosial tidak hanya bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mempercepat pembangunan fisik gedung. Kolaborasi juga dijalin dengan Kementerian Komunikasi dan Digital guna menyiapkan infrastruktur pembelajaran berbasis teknologi.

“Infrastruktur pembelajaran digital, instalasi sambungan internetnya maupun juga hal-hal lain yang terkait dengan pembelajaran digital itu,” jelas Gus Ipul menambahkan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar