Pemerintah memastikan akan merekrut sedikitnya tiga ribu guru untuk memperkuat proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat Permanen. Langkah ini diambil seiring dengan masa transisi dari status Sekolah Rakyat Rintisan menuju jenjang permanen yang lebih mapan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan bahwa kebutuhan tenaga pendidik tidak hanya berhenti pada guru. Pemerintah juga berencana menambah ribuan tenaga kependidikan guna menunjang operasional sekolah secara menyeluruh.
“Tahun ini kita insyaallah akan merekrut lebih dari 3.000 guru dan 5.000 tenaga kependidikan. Sementara siswanya kita akan merekrut lebih dari 32.000 untuk tahun ini,” ujar Mensos dalam pernyataannya, Sabtu (30/5/2026).
Saat ini, pembangunan Sekolah Rakyat Permanen tahap II tengah berlangsung di 93 titik lokasi. Seluruh proyek tersebut ditargetkan rampung pada Juni mendatang, sehingga dapat mulai digunakan pada tahun ajaran baru yang dimulai Juli.
Di sisi lain, Kementerian Sosial tidak hanya bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mempercepat pembangunan fisik gedung. Kolaborasi juga dijalin dengan Kementerian Komunikasi dan Digital guna menyiapkan infrastruktur pembelajaran berbasis teknologi.
“Infrastruktur pembelajaran digital, instalasi sambungan internetnya maupun juga hal-hal lain yang terkait dengan pembelajaran digital itu,” jelas Gus Ipul menambahkan.
Artikel Terkait
BCA Curi Poin Kemenangan dari Indofood dan PGN di Kompetisi Catur IDX Channel 2026
Dokter Ingatkan Orang Dewasa Jangan Abaikan Vaksinasi, Imunitas dari Vaksin Masa Kecil Bisa Menurun
Resep Sop Konro Makassar, Hidangan Iga Sapi Berkuah Kluwek yang Kaya Rempah
Kemendikdasmen Siapkan 150 Ribu Beasiswa D4 dan S1 untuk Guru demi Penuhi Kualifikasi Akademik