Jika berbicara tentang kuliner khas Makassar, nama konro hampir selalu masuk dalam daftar hidangan yang paling banyak dicari. Masakan berbahan dasar iga sapi ini dikenal dengan kuahnya yang kaya rempah, berwarna cokelat kehitaman, dan memiliki cita rasa yang kuat. Bagi masyarakat Sulawesi Selatan, konro bukan sekadar hidangan khas daerah, melainkan bagian dari tradisi yang kerap hadir dalam berbagai acara keluarga, jamuan untuk tamu, hingga perayaan hari besar.
Saat Idul Adha, misalnya, konro sering diolah dari bagian iga sapi kurban dan disajikan sebagai hidangan istimewa untuk dinikmati bersama keluarga. Perpaduan daging iga yang empuk dengan kuah rempah yang kaya membuat konro tetap menjadi salah satu kuliner favorit yang selalu dirindukan dari generasi ke generasi.
Lantas, apa yang membuat konro begitu istimewa? Ciri khas utamanya terletak pada kuah berwarna gelap yang berasal dari kluwek, dipadukan dengan aneka rempah seperti ketumbar, jintan, pala, jahe, kunyit, serai, hingga kayu manis. Perpaduan tersebut menghasilkan rasa gurih yang kuat, sedikit pedas, serta aroma yang khas. Konro biasanya disajikan bersama burasa, ketupat, atau nasi hangat sehingga semakin nikmat disantap. Selain kuahnya yang kaya rasa, tekstur iga sapi yang dimasak hingga empuk juga menjadi alasan mengapa hidangan ini begitu digemari. Setiap suapan menghadirkan perpaduan kaldu sapi dan rempah yang meresap hingga ke dalam daging.
Bagi yang memiliki stok iga sapi di rumah dan ingin mencoba hidangan khas Makassar, berikut resep Sop Konro yang dapat dipraktikkan. Bahan-bahan yang diperlukan meliputi satu kilogram iga sapi, air secukupnya untuk rebusan awal, serta bumbu halus yang terdiri dari tujuh siung bawang putih, sepuluh siung bawang merah, satu sendok teh merica, satu sendok teh jintan sangrai, satu sendok teh ketumbar sangrai, tiga butir kemiri sangrai, empat buah kluwek yang direndam air panas, lima batang serai bagian putih, satu ruas jahe, satu ruas lengkuas, satu buah pala, satu ruas kunyit, dan satu genggam kacang tanah goreng yang dihaluskan.
Sebagai bumbu tambahan, siapkan tiga lembar daun salam, satu ruas lengkuas yang dimemarkan, kayu manis secukupnya, air asam jawa secukupnya, serta garam dan gula sesuai selera. Untuk pelengkap, sediakan bawang goreng, daun bawang atau seledri, dan jeruk nipis.
Cara membuatnya pun terbilang sederhana. Pertama, rebus iga sapi selama sekitar lima menit, lalu buang air rebusannya dan rebus kembali hingga empuk. Untuk hasil yang lebih cepat, dapat menggunakan panci presto selama kurang lebih 30 menit. Setelah iga matang, angkat dan sisihkan. Haluskan seluruh bahan bumbu halus menggunakan blender atau ulekan. Tumis bumbu halus hingga harum, lalu masukkan daun salam, kayu manis, lengkuas, dan sedikit air asam jawa. Masak hingga bumbu benar-benar matang.
Selanjutnya, didihkan kembali air rebusan iga, lalu masukkan bumbu yang telah ditumis. Tambahkan garam dan gula secukupnya, kemudian masukkan kembali iga sapi. Masak hingga bumbu meresap dan kuah terasa kaya rasa. Koreksi rasa sesuai selera. Sajikan dalam mangkuk, lalu tambahkan bawang goreng, irisan daun bawang, dan perasan jeruk nipis.
Kuah rempah yang hangat, aroma khas kluwek, serta iga sapi yang empuk menjadi alasan mengapa konro tetap bertahan sebagai salah satu primadona kuliner Makassar hingga saat ini. Jadi, jika sedang mencari menu berkuah yang kaya rasa dan sarat rempah, semangkuk konro bisa menjadi pilihan yang sulit untuk ditolak.
Artikel Terkait
BCA Curi Poin Kemenangan dari Indofood dan PGN di Kompetisi Catur IDX Channel 2026
Dokter Ingatkan Orang Dewasa Jangan Abaikan Vaksinasi, Imunitas dari Vaksin Masa Kecil Bisa Menurun
Kemendikdasmen Siapkan 150 Ribu Beasiswa D4 dan S1 untuk Guru demi Penuhi Kualifikasi Akademik
Pemuda di Banyumas Diamankan Usai Diduga Masuk Kos untuk Foto Pakaian Dalam Wanita, Kasus Damai dengan Wajib Lapor