Winarto, sang Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA), memutuskan untuk mundur. Pengunduran dirinya resmi diajukan kemarin, tepatnya tanggal 13 April 2026.
Hal itu disampaikan Corporate Secretary Ancol, Agung Praptono, lewat keterbukaan informasi di hari Selasa ini. "Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Winarto selaku Direktur Utama perseroan," ujarnya.
Latar belakang mundurnya Winarto masih belum jelas. Yang pasti, dia baru memimpin Ancol sejak pertengahan Agustus 2022, menggantikan Teuku Sahir Syahali berdasarkan keputusan RUPS.
Menurut Agung, langkah ini tak akan menggoyang perusahaan. "Tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan," tegasnya.
Artikel Terkait
Link Net Tembus 5 Juta Home-Passed, Buktikan Ekspansi Jaringan Internet
Harga Emas Melemah Didorong Dolar Kuat dan Kekhawatiran Inflasi
Wall Street Menguat Didorong Harapan Perundingan AS-Iran
PT HERO Lakukan Perombakan Manajemen Usai Mundurnya Dua Petinggi