BEI Masukkan Saham Transcoal Pacific ke Kategori Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi

- Minggu, 31 Mei 2026 | 08:55 WIB
BEI Masukkan Saham Transcoal Pacific ke Kategori Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi

Bursa Efek Indonesia (BEI) baru saja mengumumkan bahwa saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) masuk dalam kategori kepemilikan saham dengan konsentrasi tinggi. Berdasarkan data keterbukaan informasi yang dirilis pada Minggu, 31 Mei 2026, sebanyak 94,10 persen dari total saham perseroan dikuasai oleh sejumlah kecil pemegang saham.

Dalam pengumuman resminya, BEI menjelaskan bahwa penetapan ini didasarkan pada metodologi penentuan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi atau High Shareholding Concentration per tanggal 25 Mei 2026. Data tersebut mencakup struktur kepemilikan saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat. Meski demikian, otoritas bursa menegaskan bahwa pengumuman ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan maupun ketentuan pasar modal yang berlaku.

Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek per 30 November 2025, terdapat dua pihak yang menjadi pengendali saham TCPI. Pertama, PT Sari Nusantara Gemilang yang menguasai 2,74 miliar saham atau setara 55 persen dari total saham terdaftar. Kedua, PT Karya Permata Insani dengan kepemilikan 1,25 miliar saham atau 25 persen dari total saham terdaftar. Sementara itu, masyarakat pemegang saham non-warkat tercatat memiliki 1 miliar saham TCPI, setara dengan 20 persen dari total saham. Penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham perseroan, atau pemilik perusahaan, adalah Abdullah Popo Parulian.

PT Sari Nusantara Gemilang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, pembangunan real estate, pertambangan, dan jasa angkutan. Di sisi lain, PT Karya Permata Insani memiliki portofolio bisnis di sektor pembangunan, perdagangan, angkutan darat, serta perbengkelan.

Pada perdagangan Jumat, 29 Mei 2026, harga saham TCPI ditutup melemah 1,59 persen atau turun 175 poin ke level Rp10.850 per lembar. Sebagai informasi tambahan, TCPI pertama kali mencatatkan sahamnya di BEI pada tahun 2018. Dalam penawaran umum perdana tersebut, perseroan melepas 1 miliar saham dengan harga penawaran Rp138 per lembar dan berhasil mengantongi dana segar sebesar Rp138 miliar.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar