Menkop: Koperasi Eksisting Lebih Tepat Kelola Tambang, Bukan Koperasi Desa Merah Putih

- Rabu, 15 Juli 2026 | 17:15 WIB
Menkop: Koperasi Eksisting Lebih Tepat Kelola Tambang, Bukan Koperasi Desa Merah Putih

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan bahwa perluasan peran koperasi ke sektor pertambangan, energi, dan industri pengolahan sebaiknya tidak dilakukan oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Menurutnya, koperasi yang sudah eksis dan memiliki skala usaha lebih besar lebih cocok mengelola sektor-sektor strategis tersebut.

"Sebaiknya memang bukan koperasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih," kata Ferry kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Ferry menjelaskan bahwa Kementerian Koperasi tidak hanya membina KDMP, tetapi juga ribuan koperasi yang telah lama beroperasi di berbagai sektor. Koperasi-koperasi yang sudah mapan itu dinilai memiliki kapasitas yang lebih sesuai untuk mengelola usaha berskala besar seperti pertambangan.

"Kementerian Koperasi itu kan tidak hanya ngurusin Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, tapi ada koperasi-koperasi yang existing yang memang selama ini mereka bergerak di sektor produksi, di sektor distribusi, bahkan di sektor industri dan lembaga keuangan gitu," lanjutnya.

Meski demikian, Ferry menegaskan tidak ada larangan bagi koperasi desa untuk kelak mengelola tambang. Namun, ia mengingatkan bahwa pengelolaan tambang membutuhkan kapasitas usaha yang besar, sehingga lebih tepat jika dijalankan oleh koperasi yang sudah berkembang.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags