Hamas Kecam Rencana Israel Bangun Pos Militer Baru di Gaza Utara

- Rabu, 15 Juli 2026 | 17:50 WIB
Hamas Kecam Rencana Israel Bangun Pos Militer Baru di Gaza Utara

Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) mengecam keras rencana pembangunan tiga pos militer baru di Jalur Gaza utara yang diumumkan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz. Dalam pernyataan resmi pada Selasa (14/7), Hamas menilai langkah itu sebagai bukti nyata mentalitas pengusiran dan praktik pembersihan etnis yang menguasai para pemimpin Israel.

Hamas menuduh Tel Aviv tengah menjalankan rencana sistematis untuk merebut tanah Palestina. Tindakan sepihak tersebut, menurut Hamas, merupakan pengabaian total terhadap hukum internasional dan berbagai resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Atas situasi ini, Hamas menyerukan kepada para mediator yang terlibat dalam upaya gencatan senjata, termasuk Amerika Serikat, untuk segera mengambil tindakan nyata. Seruan itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.

Dalam kunjungan terbarunya ke Gaza utara, Katz secara provokatif menyatakan bahwa kehancuran total di wilayah itu adalah hasil kebijakan yang disengaja. Ia bahkan mengaku merasa puas melihat kehancuran tersebut. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara yang disiarkan Channel 14, televisi Israel, pada Senin (13/7). Katz menegaskan bahwa pembangunan pos militer bertujuan memperkuat cengkeraman Israel di Jalur Gaza.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags