Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah menjalani pelatihan akan siap ditugaskan pada Agustus 2026. Mereka akan disebar ke berbagai desa dan kelurahan bersama pegawai yang direkrut dari masyarakat setempat.
"Mengenai SDM kami secara paralel melatih 30 ribu manajer Kopdes dengan harapan di minggu pertama Agustus sudah selesai pelatihan dan akan ditempatkan dan disebar ke masing-masing Kopdes Merah Putih yang ada," kata Ferry saat rapat Komisi VI DPR yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VI Andre Rosiade di Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Para manajer itu nantinya akan bekerja bersama pegawai yang diambil dari warga desa. "Diharapkan nanti bersama dengan pegawai yang ada yang memang diprioritaskan warga masyarakat desa dan kelurahan itu terlibat dalam membantu kita dalam operasionalisasi," imbuh dia.
Ferry menambahkan, pada Agustus 2026 sebanyak 35 ribuan KDKMP akan siap beroperasi. Sisanya akan dibangun secara bertahap. "Yang siap operasional 30 ribu, kami fokus yang operasional 30 ribu, harapannya baru nanti secara bertahap 35 ribuan bangunan fisik sudah selesai," ujarnya.
Ia juga membantah isu bahwa manajer Kopdes Merah Putih hanya dipekerjakan selama dua tahun. Menurutnya, setelah dua tahun justru ada perubahan status yang akan diatur kemudian. "Nggak, nggak, salah, sekarang manajer itu kontrak 2 tahun dan statusnya PKWT Agrinas Para Nusantara. Selain manajer itu warga lokal, setelah 2 tahun itu nanti kita atur dalam peraturan presiden statusnya seperti apa," tutur Ferry.
Artikel Terkait
Menkop Ferry Juliantono: Koperasi Harus Kembali ke Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Menkop: Koperasi Bukan Sekadar Badan Usaha, Tapi Gagasan Ekonomi Kebersamaan
Menkop dan Menkum Hadiri Koperasi Awards 2026, Apresiasi Penggerak Ekonomi Kerakyatan
Koperasi Awards 2026 Siap Digelar, Apresiasi untuk Para Penggerak Ekonomi Kerakyatan