Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan sejumlah anggota kabinet di Istana Kepresidenan, Rabu sore. Pertemuan itu membahas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sebuah program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan desa melalui pengelolaan dana desa.
Pantauan di lokasi, para menteri mulai berdatangan sejak pukul 15.20 WIB. Mereka yang hadir antara lain Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi, Menteri Desa Yandri Susanto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini.
Selain itu, tampak pula Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Agustina Arumsari, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Muhammad Yusuf Ateh, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Taruna Ikrar, Direktur Utama Agrinas Joao Angelo De Sousa Mota, dan Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.
Hasan Nasbi mengonfirmasi bahwa agenda rapat terbatas kali ini adalah Koperasi Desa Merah Putih. Namun, ia belum dapat merinci lebih lanjut substansi pembahasan. "Agenda rapat hari ini katanya membahas tentang Koperasi Desa Merah Putih. Ya, tapi detailnya saya belum tahu," ujarnya kepada wartawan di kompleks Istana.
Senada, Menteri Desa Yandri Susanto mengungkapkan bahwa dalam rapat tersebut ia akan menyampaikan laporan terkait sosialisasi program koperasi desa. Menurutnya, sosialisasi menjadi kewenangan Kementerian Desa. "Ya kalau kami kan lebih banyak ke sosialisasi ya kepada para kepala desa, perangkat desa, maka kami menggandeng 10 asosiasi desa," kata Yandri.
Ia menambahkan, sosialisasi penting agar para perangkat desa memahami kebijakan Koperasi Desa Merah Putih dan manfaatnya bagi desa. "Sehingga mereka memahami kebijakan Koperasi Desa Merah Putih itu manfaatnya buat desa, karena menggunakan dana desa. Tentu harus kita kawal sama-sama biar kesejahteraan desa itu bisa dihasilkan dari Koperasi Desa Merah Putih," lanjutnya.
Artikel Terkait
Pemerintah Pastikan Pasokan Minyak Aman Meski Timur Tengah Memanas
Prabowo dan Luhut Bahas Dinamika Timur Tengah hingga Pelemahan Rupiah dalam Pertemuan Tiga Jam
Hubungan Prabowo-Jokowi Mulai Retak, Pengamat Prediksi Beda Jalan pada 2028
Komisi VI DPR Minta Kemenkop Lebih Masif Awasi Koperasi Desa Merah Putih