BPBD DKI Siapkan Pasokan Air dan Antisipasi Kebakaran Hadapi El Nino

- Selasa, 14 April 2026 | 04:30 WIB
BPBD DKI Siapkan Pasokan Air dan Antisipasi Kebakaran Hadapi El Nino

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Musim kemarau panjang yang diprediksi bakal makin parah oleh fenomena El Nino sudah di depan mata. Menyikapi hal ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pun mulai bergerak. Mereka menegaskan, dua hal jadi prioritas utama: ketersediaan air bersih dan upaya mitigasi bencana.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengungkapkan hal itu pada Senin lalu. Menurutnya, langkah-langkah antisipasi sudah mulai dijalankan untuk meminimalkan dampak kekeringan dan bencana lain di Ibu Kota. Peringatan dini dari BMKG jadi landasan utama aksi mereka.

“Kami fokus mengoordinasikan persediaan air bersih, terutama di area-area yang rawan kekeringan,” ujar Isnawa.

Selain itu, pihaknya juga gencar mengedukasi warga soal pentingnya penghematan air. Upaya ini diharapkan bisa menekan krisis yang mungkin terjadi.

Nah, untuk memastikan pasokan air tetap lancar, BPBD tak bekerja sendirian. Mereka berkoordinasi dengan banyak pihak. Sebut saja PAM Jaya, Dinas Sumber Daya Air (SDA), hingga BAZNAS. Pemangku kepentingan lain juga dilibatkan.

Persiapan teknis pun dilakukan. Armada air seperti mobil tangki dan tandon disiagakan. Instalasi Pengolahan Air (IPA) juga dipastikan siap beroperasi jika dibutuhkan untuk melayani wilayah-wilayah yang terdampak krisis.

Di sisi lain, ancaman lain juga tak boleh diabaikan. Cuaca ekstrem akibat El Nino berpotensi memicu kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk. Untuk itu, BPBD sudah menginisiasi pemantauan dan perbaikan instalasi listrik di pemukiman menengah ke bawah. Tujuannya jelas: mencegah korsleting yang sering jadi biang keladi kebakaran saat kemarau.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam memelihara perangkat elektronik dan steker listrik,” tambah Isnawa.

Ia mengingatkan, hal sederhana seperti mematikan aliran listrik yang tidak terpakai bisa sangat membantu mencegah musibah. Kerja sama antara pemerintah dan warga memang kunci utamanya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar