Gerak cepat Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum UI patut diapresiasi. Begitulah kira-kira tanggapan Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, menyikapi langkah mereka menangani kasus dugaan pelecehan seksual dalam grup chat mahasiswa yang melibatkan 16 orang. Menurutnya, respons dengan menggelar forum terbuka mirip rapat dengar pendapat umum adalah langkah yang tepat.
"Kami mengapresiasi BEM FH UI dan IKM FH UI yang merespons cepat," ujar Habiburokhman, Rabu lalu.
Dia melihat forum itu memberi ruang bagi mahasiswa, khususnya korban, untuk berbicara langsung dan menanyakan motif kepada para pelaku. "Mahasiswi dan mahasiswa bisa berbicara tegas secara langsung dengan para terduga pelaku," tambahnya.
Habiburokhman yakin, dengan pendekatan keterbukaan seperti ini, kasus bisa diselesaikan dengan baik. Tentu, dengan catatan bahwa mereka yang bersalah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Fenomena oknum pelanggar bisa terjadi di mana saja," katanya. "Tapi respon institusi ini sangat baik karena mengutamakan kecepatan, keterbukaan dan ketegasan."
Forum Permintaan Maaf Langsung
Sebelumnya, pada Senin malam, keenam belas pelaku memang dikumpulkan di Auditorium kampus. Forum itu digelar khusus untuk mempertemukan mereka dengan korban.
Ketua BEM FH UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, menjelaskan tujuannya: mewadahi korban yang ingin mendengar permohonan maaf secara langsung dari mulut para pelaku.
Artikel Terkait
Putin Undang Prabowo Hadir di Dua Forum Strategis Rusia Tahun Ini
Xi Jinping Sambut Lavrov di Beijing, Bahas Ukraina dan Timur Tengah
Delapan Unit Mikroskop Dicuri dari Laboratorium IPB University Dramaga
Sumenep Galakkan Promosi Kesehatan Hadapi Ribuan Kasus TBC