"Artinya saya pikir-pikir, apa yang dikatakan Mas Roy bisa betul juga," tambahnya.
Rustam juga mendeskripsikan ponakannya sebagai seseorang yang memiliki jaringan pertemanan yang luas, termasuk dengan kalangan tertentu. Untuk mengklarifikasi hal ini, Rustam menegaskan kesiapannya untuk membantu proses penyelidikan.
Ia bahkan meminta agar pihak berwajib menghadirkan anak Dumatno dan ponakannya untuk memberikan keterangan resmi.
"Kita panggil anaknya Dumatno, panggil ponakan saya, supaya clear hari ini. Supaya tidak ada bohong di antara kita," tegas Rustam.
Meski demikian, Rustam menyatakan keyakinannya bahwa anak Dumatno kemungkinan besar tidak akan bersedia tampil di muka publik, mengingat sensitivitas isu yang menyangkut nama Presiden.
"Ya saya rasa pasti gak mau, ini kan menyangkut Jokowi. Tapi ponakan saya bisa kita hadirkan, bisa kita telepon, supaya semuanya jelas," pungkasnya.
Klaim ini kembali memanaskan perbincangan publik seputar dokumen pendidikan Presiden Jokowi, yang hingga kini masih menjadi bahan perdebatan.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir