Alih-alih mendapat jawaban yang memuaskan, ia justru mendapat respons yang dianggap menghina. Percikan api kecil itu langsung membakar emosi. Situasi memanas dengan cepat dan berujung pada adu pukul antara keduanya. Keributan pertama sempat bisa diredam oleh rekan-rekan kerja yang lain.
Namun begitu, keadaan justru bertambah rumit. Pekerja lokal itu dikabarkan mengalami luka serius di bagian pundak dan harus dilarikan ke rumah sakit. Belum reda kekacauan, korban kemudian dipanggil ke sebuah ruangan diduga untuk mediasi. Tapi malang, di tempat itulah ia diduga kembali mengalami tindak kekerasan.
Kejadian kedua inilah yang kemudian menyulut kericuhan lebih besar, mengguncang lingkungan proyek.
Polisi pun bergerak. Hingga laporan ini dibuat, dua orang TKA China telah diamankan di Mapolres Kolaka untuk menjalani pemeriksaan mendalam. Proses hukum terus berjalan, sementara aktivitas di proyek raksasa itu perlahan kembali berdenyut.
Artikel Terkait
Dari Suara Aneh hingga Laporan Hukum: Kronologi Bocornya CCTV Rumah Inara Rusli
Jangan Beli Buku hingga Jauhkan Sapu: Pantangan Unik Sambut Imlek 2026
Dedi Mulyadi Siapkan 3.000 Lowongan Kerja, Utamakan Lulusan SMK Jabar
Dedi Mulyadi Dikritik Usai Turun Langsung Evakuasi Korban Longsor