Fungsi PROPAM sebenarnya sangat vital mereka diharapkan menjadi benteng terakhir yang menjaga nama baik dan citra Polri.
Mereka harus memastikan setiap anggota bertindak sesuai koridor etik dan hukum yang berlaku. Namun realitanya, ironi justru terjadi di lapangan.
Yang mengejutkan, justru dari dalam PROPAM sendiri muncul praktik pemerasan terhadap polisi bermasalah. Lalu bagaimana mungkin polisi bermasalah bisa berubah menjadi baik, kalau institusi yang seharusnya membenahi malah ikut bermasalah? Persis seperti pepatah, jeruk makan jeruk.
"Bagaimana polisi bermasalah menjadi baik, kalau Propamnya sendiri bermasalah?"
Artikel Terkait
Truk Skylift Dinas Perhubungan Gianyar Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting
Peneliti IPB Kembangkan Pakan Probiotik Antikoksi untuk Dongkrak Produktivitas Ayam
Motor Terbakar di Tengah Perempatan Maros, Keluarga Selamat
Iran Ajukan Prasyarat Keras Jelang Pembicaraan dengan AS di Islamabad