Di sisi lain, upaya pencarian dan evakuasi terus digenjot. TNI AL sudah mengerahkan segala kemampuan, mulai dari alat berat hingga drone, untuk mempercepat proses menemukan korban yang masih hilang. Situasi di lapangan memang berat, tapi operasi tetap dijalankan tanpa henti.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat sudah lebih dulu mengambil langkah. Status Tanggap Darurat Bencana telah ditetapkan sejak 24 Januari dan akan berlaku hingga pertengahan Februari mendatang. Surat keputusannya bernomor 100.3.3.2/Kep.25-BPBD/2026.
Di lokasi kejadian, suasana masih tegang. Tim SAR gabungan yang melibatkan BPBD, Basarnas, TNI-Polri, hingga relawan Tagana terus bekerja. Pencarian korban hilang dan penanganan dampak bencana masih menjadi prioritas utama mereka. Setiap detik sangat berharga.
Artikel Terkait
Longsor Cisarua: Gubernur Soroti Eksploitasi Alam sebagai Pemicu Bencana
Korban Terseret 200 Meter, Sopir Angkot Kabur di Tengah Hujan Deras Puncak
Dedi Mulyadi Bantah Rumah Panggung Bantuan Ikut Tenggelam: Itu Cuma Ilusi Kamera
Fuji Laporkan Staf Admin, Dugaan Penyelewengan Dana Endorse Capai Miliaran