"Kami tentu tidak ingin dicatat sebagai skuad yang membawa PSM degradasi. Insyaallah, kami akan terus berjuang sekuat tenaga untuk keluar dari situasi ini," tegas Amiruddin di depan awak media.
Mantan striker andalan ini mengaku sedikit terkejut dengan hasil akhir melawan Persita. Persiapan teknis, menurutnya, sudah dilakukan seoptimal mungkin. Tapi nyatanya di lapangan, semua rencana buyar.
Dengan sikap ksatria, ia pun meminta maaf.
"Mewakili pelatih, pemain, dan manajemen, saya memohon maaf sebesar-besarnya. Saya tidak akan mencari pembelaan atau melindungi siapa pun," ungkapnya.
Amiruddin mencoba memotret masalahnya. Menurut dia, meski lini depan mulai menunjukkan gigi dengan mencetak dua gol, pertahanan yang keropos menjadi bumerang mematikan.
"Kenyataannya berbeda. Hari ini kita cetak dua gol, ada kemajuan, tapi malah kebobolan empat kali. Saat ini, yang paling kami butuhkan adalah poin, bukan sekadar progres," pungkasnya dengan wajah serius. (")
Artikel Terkait
Flick Yakin Barcelona Bisa Balikkan Agregat 0-4 Lawan Atletico
Liverpool Kejar Tiket Liga Champions di Markas Wolverhampton
Arbeloa Tanggung Jawab atas Kekalahan Madrid, Tegaskan Masih Ada 36 Poin untuk Diperjuangkan
Kekalahan PSM Makassar Picu Amuk Suporter, Pelatih Trucha Hilang Saat Dimintai Pertanggungjawaban