Senin ini, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan. Sentimen pasar tampak cukup positif setelah indeks ditutup di level 8.235 pada Jumat lalu, didorong oleh volume beli yang masuk.
Analis MNC Sekuritas punya pandangan optimis. Dalam risetnya, mereka menyebut skenario terbaik adalah IHSG sedang berada dalam gelombang (c) dari wave [x].
"Artinya, masih ada ruang untuk naik ke kisaran 8.440 hingga 8.650," tulis mereka.
Di sisi lain, level support perlu diwaspadai di 8.025 dan 7.861. Sementara resistance terdekat ada di 8.306, lalu 8.437.
Nah, untuk perdagangan hari ini, beberapa saham ini layak kamu pantau.
Pertama, Indika Energy (INDY). Sahamnya naik 4,26% ke Rp3.670 kemarin dengan volume beli yang solid. Dari kacamata analisis teknikal, pergerakannya diduga sedang dalam wave [iii] dari gelombang 5. Rekomendasinya Buy on Weakness di rentang Rp3.470-Rp3.620. Target harga ada di Rp3.910 dan Rp4.200, dengan stoploss di bawah Rp3.320.
Lalu ada Triputra Agro Persada (TAPG). Aksi beli cukup gencar mendorong saham ini melonjak 8,33% ke Rp1.625, bahkan berhasil menembus MA60. Posisinya diperkirakan ada di bagian wave [iii] dari gelombang C. Bisa diakumulasi saat melemah di area Rp1.550-Rp1.605. Targetnya Rp1.670 dan Rp1.745, stoploss di bawah Rp1.535.
Berbeda cerita dengan Telkom Indonesia (TLKM). Emiten ini justru terkoreksi 3,01% ke Rp3.540, ditekan oleh aksi jual dan penutupan di bawah MA60. Posisinya saat ini diduga sedang dalam wave (ii). Strateginya tetap Buy on Weakness di kisaran Rp3.410-Rp3.510, dengan target Rp3.660 dan Rp3.810. Stoploss-nya ketat, di bawah Rp3.390.
Terakhir, Unilever Indonesia (UNVR). Sahamnya menguat 3,03% ke Rp2.380 dengan volume beli yang muncul. Analis memperkirakan posisinya ada di wave [v] dari gelombang 1. Bisa dibeli di area Rp2.370-Rp2.340. Target harga ditetapkan di Rp2.490 dan Rp2.590, dengan batas stoploss di bawah Rp2.300.
Seperti biasa, semua rekomendasi ini punya risikonya sendiri. Penting untuk menyesuaikan dengan kondisi portofolio dan profil risiko masing-masing.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan Sistem Tol Tanpa Palang Masih Tahap Uji Fungsi Dasar
Pabrik Baru PT Mulia Boga Raya (KEJU) Ditargetkan Beroperasi Juli 2026
Laba Bersih DADA Melonjak Tiga Kali Lipat Meski Arus Kas Operasi Negatif
WMUU Bakal Rights Issue Rp600 Miliar, Harga Penawaran Lebih Tinggi dari Pasar