Molineux bakal jadi saksi pertarungan sengit dini hari nanti. Liverpool, yang lagi berjuang mati-matian buat masuk Liga Champions, datang ke markas Wolverhampton dengan misi jelas: bawa pulang tiga poin. Cuma itu yang mereka butuhin sekarang.
Posisi The Reds di klasemen? Kelima. Mereka baru aja menghajar West Ham 5-2, yang bikin poin mereka jadi 48. Tapi, jarak ke Manchester United dan Aston Villa di atas masih tiga angka. Artinya, nggak ada ruang buat salah lagi.
Di sisi lain, Wolves lagi terpuruk di dasar klasemen. Meski baru bikin kejutan dengan menang 2-0 atas Aston Villa akhir pekan kemarin, prediksi tetap berat buat mereka. Tapi, sepakbola kan emang nggak pernah bisa ditebak.
Liverpool sendiri lagi punya modal kepercayaan diri. Rekor head-to-head mereka lawan Wolves bagus banget enam kemenangan beruntun. Tapi, tiga kemenangan terakhir cuma tipis-tipis, 2-1. Termasuk kemenangan sengit Desember lalu.
Yang penting, anak asuh Arne Slot lagi dalam tren positif. Mereka udah menang empat laga beruntun. Bahkan, dalam tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi, mereka cuma sekali kalah. Performa tandang juga oke, cuma satu kekalahan dalam sepuluh laga terakhir di kandang lawan. Enam di antaranya berakhir dengan kemenangan.
Maka nggak heran kalau Arne Slot terlihat optimis. “Segalanya kembali normal,” ujarnya dalam konferensi pers.
“Mungkin ada satu dua detail kecil yang berubah, baik di pertahanan maupun serangan. Tapi secara keseluruhan, kami sudah menemukan ritme lagi.”
Alexis Mac Allister, yang cetak gol lawan West Ham, juga ngasih peringatan. Menurutnya, ini periode yang paling genting.
“Kami harus terus meningkatkan level. Tahu sendiri kan, lolos ke Liga Champions itu penting banget buat klub ini. Targetnya udah di depan mata, dan kami bakal berjuang habis-habisan buat nyamain poin tim-tim di atas,” tegas gelandang asal Argentina itu.
Nah, buat Wolves, laga ini adalah soal harga diri dan harapan. Tiga poin bisa jadi suntikan semangat buat bertahan di persaingan sampai akhir musim.
Bek mereka, Toti Gomes, berusaha membangkitkan semangat rekan-rekannya. “Apapun yang terjadi, kita harus tetap kompak. Berjuang sampai peluit akhir berbunyi,” serunya.
Pelatih Rob Edwards melihat secercah cahaya setelah kemenangan atas Villa. “Kami bertahan dengan brilian. Blok pertahanan solid, dan keinginan buat menjaga gawang bersih sangat kuat. Performa tim secara keseluruhan bagus, dan itu modal berharga,” ucap Edwards.
Untuk menghadapi Liverpool, Edwards kemungkinan bakal mainkan pemain muda Mateus Mane dari menit awal, mengingat performa cemerlangnya baru-baru ini. Angel Gomes dan Joao Gomes diperkirakan bakal jadi duet gelandang bertahan.
Garis belakang akan diisi Toti Gomes, Santiago Bueno, dan Yerson Mosquera. Tugas mereka satu: lindungi kiper Jose Sa dari serangan Mohamed Salah dkk.
Di kubu tamu, kabar kurang baik datang dari ruang perawatan. Florian Wirtz kemungkinan besar belum fit, jadi Dominik Szoboszlai bakal kembali mengisi peran sebagai playmaker.
Meski performa Mohamed Salah dan Cody Gakpo di laga sebelumnya kurang memukau, keduanya diprediksi tetap starter, mendampingi striker muda Hugo Ekitike.
Perkiraan Susunan Pemain:
Wolves (3-4-2-1): Jose Sa; Mosquera, S Bueno, T Gomes; Tchatchoua, A Gomes, J Gomes, H Bueno; Bellegarde, Mane; Armstrong.
Liverpool (4-2-3-1): Alisson; Frimpong, Konate, Van Dijk, Robertson; Gravenberch, Mac Allister; Gakpo, Szoboszlai, Salah; Ekitike.
Artikel Terkait
Jakarta Ditunjuk Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026
FFI Targetkan Timnas Futsal Indonesia Tampil di Piala Dunia 2028
Kurniawan Minta Maaf Usai Timnas U-17 Takluk dari Malaysia
Mantan Kiper Arsenal dan Austria, Alex Manninger, Tewas dalam Kecelakaan Kereta Api