Ukraina Serang Kilang Minyak dan Fasilitas Militer Rusia di Dekat St Petersburg dengan Ratusan Drone

- Minggu, 07 Juni 2026 | 10:35 WIB
Ukraina Serang Kilang Minyak dan Fasilitas Militer Rusia di Dekat St Petersburg dengan Ratusan Drone

Ukraina melancarkan serangan drone skala besar yang menyasar kilang minyak dan sejumlah fasilitas militer Rusia pada Sabtu pagi waktu setempat, dengan salah satu sasaran berada di wilayah St Petersburg yang tengah menjadi tuan rumah forum internasional tahunan di bawah naungan Kremlin. Serangan ini menandai eskalasi terbaru dalam konflik yang terus berlangsung, sekaligus menunjukkan kemampuan jangkauan operasi udara Ukraina yang semakin meluas.

Menurut laporan media internasional, serangan tersebut menargetkan fasilitas angkatan laut, depot, dan terminal minyak. Ini merupakan kali kedua dalam beberapa hari terakhir puluhan drone Ukraina menerobos pertahanan udara Rusia untuk mencapai wilayah Leningrad, nama lama dari St Petersburg. Otoritas Rusia mengklaim telah menembak jatuh sekitar 60 drone di kawasan tersebut, hanya beberapa jam sebelum dimulainya Forum Ekonomi Internasional St Petersburg atau yang kerap dijuluki sebagai forum Davos versi Presiden Vladimir Putin.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengonfirmasi serangan itu dalam pernyataannya. Ia menyebutkan bahwa drone yang diluncurkan pihaknya berhasil menempuh jarak sekitar 1.000 kilometer untuk mencapai sasaran strategis di sekitar St Petersburg.

“Tadi malam, drone kami menempuh jarak sekitar 1.000 kilometer ke wilayah St. Petersburg, ke gudang senjata angkatan laut musuh dan pangkalan di Kronstadt,” kata Zelensky.

Kronstadt merupakan pangkalan utama sekaligus pusat perbaikan dan pasokan bagi Angkatan Laut Rusia di kawasan Baltik timur. Selain itu, kota pelabuhan tersebut juga menjadi lokasi akademi angkatan laut. Sebelumnya, pada Rabu lalu, sebuah kapal perang Rusia yang berlabuh di sana juga menjadi sasaran serangan drone Ukraina.

Sementara itu, kantor berita TASS melaporkan bahwa Kota Kronstadt sempat ditutup untuk lalu lintas selama beberapa jam pada Sabtu sebagai respons terhadap serangan tersebut. Langkah ini diambil untuk memfasilitasi operasi keamanan dan penyelidikan di lokasi terdampak.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar