MURIANETWORK.COM - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengusulkan penambahan anggaran operasional sebesar Rp3,1 triliun kepada Kementerian Keuangan. Usulan ini diajukan menyusul keterbatasan anggaran yang ada untuk menyelenggarakan ibadah haji tahun 2026, di tengah kebutuhan yang meningkat baik di tingkat pusat, daerah, maupun di Arab Saudi.
Permohonan Resmi ke Kemenkeu
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengungkapkan bahwa kebutuhan dana tambahan tersebut mencakup berbagai pos belanja operasional. Mulai dari belanja pegawai, perkantoran, hingga seluruh rangkaian logistik penyelenggaraan.
“Oleh karenanya, kami pada tanggal 23 Januari 2026 telah menyampaikan surat Nomor S-5/2026 tahun 2026 hal permohonan anggaran belanja tambahan untuk dukungan operasional Kementerian dan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 kepada Kemenkeu,” jelas Irfan dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI, Selasa (10/2/2026).
Faktor Pendorong Kenaikan Anggaran
Permintaan tambahan anggaran ini tidak muncul begitu saja. Setidaknya ada beberapa faktor kunci yang mendasarinya. Pertama, adalah operasional penyelenggaraan haji 2026 yang harus berjalan di tiga lini sekaligus: pusat, daerah, dan Arab Saudi. Situasi ini semakin kompleks karena jadwal haji yang maju, sehingga persiapan untuk haji 2027 pun harus dimulai lebih awal, yakni masih di tahun 2026.
“Peningkatan biaya pegawai dan operasional perkantoran seiring dengan pembentukan struktur baru dan pengoperasian kantor vertikal di pusat, daerah, dan Arab Saudi,” tuturnya.
Faktor kedua adalah bertambahnya tanggung jawab kementerian. Ada pengembangan tugas dan fungsi baru, khususnya dalam pembinaan, perizinan, dan pengawasan terhadap Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), serta Konsultan Pemandu Ibadah Haji dan Umrah (KPIHU). Tak ketinggalan, ada upaya penajaman tugas untuk mengembangkan ekosistem ekonomi haji dan umrah.
Artikel Terkait
Tren Film Indonesia Terinspirasi Kisah Nyata, Sorot Cinta hingga Pengkhianatan
Mantan Menhan Juwono Sudarsono Tutup Usia di Jakarta
Arus Balik Lebaran di Tol Cipali Masih Lancar, Puncak Diprediksi Minggu
Mendagri Zulkifli Hasan Pantau Harga Cabai Rawit Merah Capai Rp100 Ribu per Kg