Jakarta sedang bersiap. Menyusul ketegangan yang memanas di Timur Tengah dan desakan untuk menghemat energi, wacana kerja dari rumah atau dari mana saja bagi pegawai pemerintah kembali mencuat. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan kesiapan penuh ibukota untuk menerapkan skema Work From Anywhere (WFA) atau Work From Home (WFH) itu.
“Untuk work from anywhere atau work from home, Pemerintah DKI Jakarta akan mengikuti sepenuhnya apa yang menjadi arahan pemerintah pusat,” kata Pramono di Jakarta Pusat, Jumat lalu.
Bagi dia, kebijakan semacam ini bukan hal baru. Pemprov DKI sudah beberapa kali melakukannya, dan menurut pengalaman, layanan kepada masyarakat tidak sampai terganggu. Intinya, tidak ada beban berarti.
“Untuk pemerintah DKI Jakarta itu bukan sesuatu yang menjadi beban ataupun kesulitan. Sehingga dengan demikian kami sedang menunggu apakah permennya segera dikeluarkan untuk pengaturan itu,” ucapnya lagi. Jadi, sekarang tinggal menunggu lampu hijau dari pusat.
Nah, dari pusat sendiri, sinyalnya sudah cukup jelas. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan segera mengumumkan kebijakan WFH. Ini sebagai langkah antisipasi dampak konflik Timur Tengah yang belum juga reda.
Artikel Terkait
Justin Hubner Tangkap Ambisi Besar Pelatih Baru John Herdman untuk Timnas Indonesia
SoftBank Amankan Pinjaman USD 40 Miliar untuk Perkuat Investasi di OpenAI
Herdman Buka Ruang untuk Pemain Muda Timnas Indonesia, Targetkan Persiapan AFF 2026
Eredivisie Tolak Permintaan Ulang Laga Terkait Status Dua Pemain Timnas Indonesia