Sabtu pagi (28/3/2026), suasana di Tol Cipali terbilang cukup lengang. Arus balik Lebaran masih belum menunjukkan gelombang yang berarti, setidaknya hingga siang hari. Meski begitu, jangan dulu berasumsi perjalanan pulang akan selalu semulus ini. Pengelola tol dan kepolisian sama-sama belum bisa bernapas lega. Mereka tetap siaga penuh, menunggu lonjakan yang kemungkinan besar baru datang di akhir pekan ini.
Data pergerakan dari tengah malam hingga pukul sebelas siang mencatat sekitar 30 ribu kendaraan melintas menuju Jakarta. Angkanya hampir sama dengan hari Jumat, cuma naik tipis sekitar satu persen. Di lapangan, lalu lintas benar-benar lancar. Tidak ada antrean atau titik padat yang mengkhawatirkan.
Namun begitu, perkiraan tetap harus dibuat. Puncak arus balik diprediksi justru terjadi besok, Minggu (29/3). Itulah hari yang kemungkinan besar menjadi hari-hari tersibuk bagi para pemudik yang kembali ke ibu kota.
Menyikapi hal itu, persiapan ekstra sudah dilakukan. Astra Tol Cipali, misalnya, memastikan semua sarana pendukung beroperasi penuh. Mereka menyebar 19 unit derek dan 10 mobil patroli di berbagai titik strategis. Tujuannya jelas: agar jika ada masalah di jalan, penanganannya bisa cepat dan tidak memperparah kemacetan.
Artikel Terkait
Mantan Menhan Juwono Sudarsono Tutup Usia di Jakarta
Mendagri Zulkifli Hasan Pantau Harga Cabai Rawit Merah Capai Rp100 Ribu per Kg
KAI Tambahkan Pemberhentian di Jatinegara Antisipasi Macet Monas
Korlantas Siapkan Skenario One Way Tahap Ketiga Antisipasi Puncak Arus Balik