Tim Tenis Putri Indonesia Lolos ke Playoff Billie Jean King Cup Setelah 20 Tahun

- Minggu, 12 April 2026 | 11:40 WIB
Tim Tenis Putri Indonesia Lolos ke Playoff Billie Jean King Cup Setelah 20 Tahun

Catatan sejarah baru terukir untuk tenis Indonesia. Untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade, tim tenis putri nasional berhasil melangkah ke babak playoff Billie Jean King Cup 2026. Prestasi ini mengingatkan kita pada terakhir kali mereka mencapai tahap serupa, yaitu di tahun 2004 silam.

Melalui akun Instagram resminya, Tenis Indonesia menyampaikan kebanggaan atas pencapaian ini.

"Prestasi lolos ke Playoff BJK ini sangat bersejarah karena baru pertama kali tercapai setelah tahun 2004," tulis keterangan tersebut.

Billie Jean King Cup sendiri bukan ajang sembarangan. Ini adalah turnamen beregu putri paling bergengsi di dunia, semacam Piala Dunia-nya tenis putri. Dulu, turnamen ini lebih dikenal dengan nama Fed Cup.

Jalannya pertandingan di Grup I Zona Asia/Oseania cukup melelahkan. Bertanding di DLTA Stadium, New Delhi, India, tim kita harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor 1-2 pada Sabtu, 11 April lalu. Namun begitu, satu kekalahan itu tak merusak segalanya.

Secara keseluruhan, performa mereka di fase grup sangat solid. Dari lima pertandingan, empat di antaranya berhasil dimenangkan. Kemenangan atas Korea Selatan (2-1), India (3-0), Mongolia (3-0), dan Selandia Baru (2-1) itulah yang membuka jalan menuju playoff.

Kesuksesan ini tak lepas dari kontribusi para pemain andalan. Tim dimotori oleh trio profesional: Janice Tjen, Aldila Sutjiadi, dan Priska Madelyn Nugroho. Mereka juga dibackup oleh bakat muda seperti Anjali Junarto dan Meydiana Laviola. Di balik layar, Wilda Sabrina (fisioterapis) dan Muh. Aqsa (manager) turut memberikan dukungan penting.

Lantas, kapan babak penting selanjutnya digelar? Playoff Billie Jean King Cup dijadwalkan berlangsung pada 20-22 November mendatang. Lawan tim Indonesia nanti akan ditentukan dari salah satu dari tujuh tim yang gagal di babak Qualifier, yang hingga kini masih berlangsung. Menantikan, tentu saja.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar