Asap masih mengepul di sejumlah wilayah Riau. Data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang dirilis Jumat (27/3/2026) mencatat, ada 201 titik panas yang terpantau di provinsi tersebut. Angka ini bukan main-main dan jadi yang tertinggi di Sumatera.
Prakirawan BMKG Alfa Nataris membeberkan rinciannya. "Bengkalis jadi penyumbang terbanyak, dengan 91 titik," ujarnya.
Daerah lain juga tak kalah parah. Pelalawan menyusul dengan 66 titik, disusul Indragiri Hilir 21 titik. Sementara itu, Indragiri Hulu dan Kota Dumai masing-masing mencatatkan 11 titik. Rokan Hilir relatif lebih baik, hanya terpantau satu titik panas.
Kalau dilihat secara keseluruhan Pulau Sumatera, jumlahnya malah lebih mengkhawatirkan. Total ada 277 titik panas yang terpantau. Posisi Riau di puncak, diikuti Sumatera Utara (34 titik), Kepulauan Riau (28 titik), dan Jambi (9 titik). Aceh dan Bangka Belitung mencatat angka lebih rendah, masing-masing empat dan satu titik.
Di lapangan, perjuangan memadamkan api terus berlangsung. Tim gabungan Manggala Agni, Balai PPI, dan Dalkarhut Wilayah Sumatera masih berjibaku menghadapi kebakaran hutan dan lahan yang luasnya mencapai ratusan hektar. Titik api tersebar di banyak lokasi.
Artikel Terkait
Pertumbuhan Uang Beredar Melambat pada Februari 2026
Arus Balik Lebaran: 54 Ribu Kendaraan Padati Tol MBZ Menuju Jakarta Jelang Puncak
Prabowo Antar Anwar ke Bandara Naik Mobil yang Sama, Tunjukkan Keakraban Pribadi
Prabowo Janjikan Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen, DKI Dukung Penuh