“Saya rutin bicara dengan Honda, dengan orang-orang Jepang ini. Kami punya hubungan yang fantastis. Saya pikir semua orang harus menghentikan ini semua,” tegas Marini, yang akrab disapa Maro.
Ia menduga, spekulasi ini muncul karena musim 2026 bahkan belum dimulai. Orang-orang, katanya, mungkin lagi bosan dan butuh sesuatu yang panas untuk dibicarakan.
Namun begitu, Marini tentu sadar posisinya. Kontraknya akan berakhir di penghujung MotoGP 2026. Performa sepanjang musim ini jadi kunci. Ia harus membuktikan diri di atas trek jika ingin dipertahankan Honda untuk musim yang penuh perubahan di 2027 nanti.
Artikel Terkait
PSM Makassar Lepas Belenggu, Dua Rekrutan Baru Siap Didaftarkan
De Sciglio Ungkap Penolakan ke Liverpool dan Luka Masa Lalu di Milan
Eksklusif: Bek yang Pernah Bermain dengan Messi dan Ronaldo Akhirnya Buka Suara
Gol Reza Gemakan Indonesia Arena, Futsal Garuda Lolos ke Semifinal