Megawati Titip Pesan di Buku Tamu KBRI Abu Dhabi: Perjuangan Belum Selesai

- Senin, 02 Februari 2026 | 23:55 WIB
Megawati Titip Pesan di Buku Tamu KBRI Abu Dhabi: Perjuangan Belum Selesai

Dalam kunjungan kerjanya ke Abu Dhabi, Megawati Soekarnoputri menyempatkan diri mampir ke KBRI. Kunjungan itu bukan sekadar formalitas. Mantan presiden kelima RI itu menghabiskan waktu sekitar satu setengah jam untuk melihat ruang pelayanan dan berbincang hangat dengan Duta Besar Judha Nugraha.

Rombongan beliau juga termasuk putranya, M. Prananda Prabowo, serta sejumlah petinggi partai. Agenda utamanya sebenarnya adalah menghadiri Zayed Award 2026, tapi momen di KBRI ini justru meninggalkan pesan yang dalam.

Usai pertemuan, Megawati menuliskan catatan di buku tamu. Tulisannya singkat tapi sarat makna.

"MERDEKA. Sebagai bangsa Indonesia kita selalu harus punya keyakinan, keteguhan, keberanian, kesabaran dalam membangun negara kita tercinta," tulisnya.

Lalu, ia menambahkan kalimat yang membuat banyak orang merenung.

"Karena perjuangan kita memerdekaan Indonesia Sejati belum selesai."

Pesan itu jelas bukan sekadar kata-kata. Ia seolah mengingatkan bahwa tugas berat masih menanti, jauh setelah upacara kemerdekaan pertama digelar.

Dubes Judha Nugraha sendiri terlihat sangat menghargai momen itu. Menurutnya, percakapan mereka tak hanya soal masa kini, tapi juga kilas balik perjalanan bangsa.

"Ibu Megawati juga tadi menjelaskan dan juga mengingatkan kita semua mengenai pentingnya... sejarah bangsa Indonesia dan menumbuhkan rasa nasionalisme yang tinggi dari seluruh warga negara kita di luar negeri untuk bisa mendukung proses pembangunan di Indonesia," kata Judha.

Ia mengaku mendapat banyak pelajaran berharga. Megawati berbagi pengalaman memimpin negeri di masa transisi yang sulit, bercerita tentang lika-liku perjalanan Indonesia dari kemerdekaan hingga sekarang.

"Tentunya Ibu bercerita mengenai pengalaman beliau pada saat di pemerintahan, Ibu Megawati, dan juga menceritakan mengenai sejarah panjang bangsa Indonesia sejak kemerdekaan hingga saat ini. Kita belajar banyak dari Ibu Megawati," ucap Dubes Judha.

Pesan di buku tamu itu, pada akhirnya, lebih dari sekadar coretan. Ia adalah pengingat bagi siapa saja yang membacanya: perjuangan itu memang tak pernah benar-benar usai. Bentuknya hanya berubah.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler