Suasana di Karanganyar, Jumat siang itu, ternyata tak cuma tentang kunjungan biasa. Anies Baswedan, yang sedang berada di Jawa Tengah, menyadari ada beberapa orang yang tampak mengikuti pergerakannya. Bukan pendukung atau warga yang ingin bersalaman, melainkan petugas intelijen.
Namun begitu, reaksi Anies justru di luar dugaan. Alih-alih menunjukkan ketidaknyamanan, mantan Gubernur DKI itu malah mendekati mereka dengan senyum. "Daripada sembunyi-sembunyi, mending foto bareng aja, Mas," ujarnya, mencairkan ketegangan yang mungkin ada.
Ajakan spontannya itu langsung diterima. Suasana yang semula kaku berubah jadi riuh rendah dan penuh tawa.
"Masnya dari mana?" tanya Anies, memulai percakapan.
"Korem," jawab salah satu pria berbaju merah.
Dua pria lainnya pun ditanya asalnya. Mereka menjawab dari Kodim. Rupanya, para petugas itu berasal dari KOREM dan KODIM setempat.
Tak lama, mereka pun berpose bersama Anies. Momen "pencidukan" versi santai itu dengan cepat terekam dan menyebar di media sosial.
Banyak warganet yang memberi apresiasi. Sikap Anies dinilai tenang, terbuka, dan punya selera humor yang bagus dalam menyikapi situasi semacam itu.
Si pria berbaju merah kemudian bercerita. Katanya, pertemuan itu tidak direncanakan. "Saya tadi habis ada kegiatan," tuturnya.
Mendengar penjelasan itu, Anies hanya berpesan dengan nada bersahabat, "Ojo ngono."
Lalu dia menambahkan, "Saya sekarang kemana-mana ditemani. Terima kasih sudah dijagain."
Sebelum berpisah, Anies punya pesan singkat. "Salam buat komandannya," tutupnya, mengakhiri interaksi yang tidak biasa namun berlangsung hangat itu.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir