Ini bukan sekadar kemenangan biasa. Bagi Janice Tjen, titel di Hobart ini adalah gelar WTA250 pertamanya di tahun 2026. Sebuah pencapaian penting yang tentu bakal menyuntikkan kepercayaan diri besar buatnya.
“Rasanya luar biasa,” ujar Janice usai pertandingan, seperti dikutip dari keterangan resmi. “Bermain bersama Kasia (Piter) sangat menyenangkan. Kami kompak hari ini. Ini awal yang bagus untuk musim ini.”
Namun begitu, tak ada waktu lama untuk berleha-leha. Pesta kemenangan di Hobart harus segera ditangguhkan. Pasalnya, janji yang lebih besar sudah menanti di Melbourne.
Janice dijadwalkan segera bertolak untuk tampil di Australia Open 2026. Di babak pertama tunggal putri, dia akan berhadapan dengan petenis tangguh asal Kanada, Leylah Fernandez. Pertarungan itu rencananya digelar Selasa (20/1/2026) mendatang.
Dengan modal gelar dan kepercayaan diri dari Hobart, Janice tentu punya bekal berharga. Tantangan di Grand Slam jelas lebih berat, tapi momentum positif ini bisa jadi batu loncatan. Semua mata kini tertuju padanya, apakah dia bisa menciptakan kejutan lagi di Melbourne Park.
Artikel Terkait
Gavin Lee: Ujian Berat Lawan Indonesia Justru yang Diinginkan
Persija Rekrut Bomber Maroko, Transfer Kilat yang Mengejutkan
Janice Tjen Buka Suara: Kampus di AS Jadi Batu Loncatan Menuju Australian Open
Kekalahan Copa Picu Spekulasi: Klopp dan Rencana Heavy Metal di Bernabeu