Nuno Larang Adama Traore Angkat Beban, Ada Apa?
LONDON Kabar mengejutkan datang dari pusat latihan West Ham United. Nuno Espirito Santo, sang manajer, ternyata sudah memberi instruksi khusus untuk Adama Traore: jauhi alat angkat beban.
Memang, fisik Traore yang begitu kekar dan berotot selalu jadi perhatian. Nuno sendiri mengakui hal itu. Tubuh pemain sayap berusia 30 tahun itu ia sebut "luar biasa". Tapi justru karena itulah, Nuno merasa Traore sudah cukup memiliki massa otot. Menambah beban lagi di gym dinilai tidak perlu, bahkan mungkin berisiko.
Larangan ini jadi menarik karena Traore pernah mengklaim dirinya tidak pernah mengangkat beban. Klaim yang sulit dipercaya mengingat penampilannya. Nah, baru-baru ini klaim itu seperti terbantahkan. Crysencio Summerville, rekan setimnya, mengunggah sebuah video ke media sosial.
Dalam video itu, terlihat Adama Traore dengan santainya melakukan bench press dengan beban mencapai 145 kilogram. Latihan itu dilakukan di fasilitas klub, Rush Green, sekitar seminggu yang lalu.
Merespons hal itu, Nuno memberikan penjelasan lengkap dalam konferensi pers. Wawancara itu digelar jelang laga Premier League kontra Fulham.
"Bentuk tubuhnya itu memang luar biasa, tapi itu lebih karena faktor genetika. Genetikanya sudah seperti ini sejak dulu, dan justru sekarang dia harus menghindari gym," ujar Nuno.
Pelatih asal Portugal itu terlihat serius. "Saya sudah bilang langsung padanya untuk menjauhi tempat angkat besi. Itu hal penting yang harus dia pahami. Berat badannya sudah lebih dari cukup."
Namun begitu, Nuno memberi catatan. Larangannya bukan berarti Traore sama sekali tidak boleh masuk ke ruang kebugaran. Pemain asal Spanyol itu masih diperbolehkan melakukan latihan pencegahan cedera atau pemulihan di sana. Hanya saja, aktivitas inti mengangkat beban berat yang benar-benar dilarang.
"Dia akan tetap melakukan latihan pencegahan di gym. Tapi untuk mengangkat beban? Tidak. Itu tidak," tegas Nuno menutup penjelasannya.
Keputusan pelatih ini jelas punya alasan. Di sisi lain, publik mungkin masih penasaran. Akankah larangan ini berpengaruh pada performa eksplosif Traore di lapangan? Waktu yang akan menjawab.
Artikel Terkait
Persija Incar Konsistensi Usai Pesta Gol, Hadapi PSBS dengan Skuat Tak Lengkap
Veda Ega Pratama Bidik Podium Moto3 Spanyol 2026 Usai Gagal Finis di AS
Hendra Setiawan Beralih Peran, Jadi Pelatih di Piala Thomas 2026
Jakarta Ditunjuk Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026