Inter Milan tampaknya tak mau berpangku tangan. Jelang bursa transfer musim panas, klub ibukota mode itu bergerak agresif. Target mereka kali ini cukup mengejutkan: Leon Goretzka, gelandang andalan Bayern Munich. Rupanya, manajemen Inter melihat sang pemain Jerman sebagai sosok ideal untuk mengisi kekosongan di lini tengah.
Memang, situasi di skuat Nerazzurri sedang tidak stabil. Henrikh Mkhitaryan dipastikan pergi. Lalu ada Davide Frattesi yang dikabarkan ingin peran lebih besar di tempat lain. Belum lagi isu minat Galatasaray pada Hakan Calhanoglu, meski kontraknya masih panjang sampai 2027. Jadi, wajar jika Inter buru-buru mencari solusi.
Opsi internal sudah disiapkan, sih. Mereka punya Massolin, pemain 23 tahun dari Modena. Ada juga opsi buyback untuk Aleksander Stankovic dengan harga sekitar 23 juta Euro. Tapi, nama Goretzka menawarkan sesuatu yang berbeda. Bukan cuma soal fisiknya yang kokoh, melainkan juga pengalaman bertarung di Liga Champions dan aura kepemimpinan yang langka.
Menurut sejumlah saksi, negosiasi punya peluang bagus untuk berjalan mulus. Agen Goretzka, Roof, punya hubungan baik dengan Inter. Mereka bahkan sempat menawarkan Ademola Lookman ke San Siro musim lalu. Kini, pembicaraan untuk Goretzka disebut sudah lebih matang, meski belum ada kepastian final.
Soal gaji, Goretzka dikabarkan minta kontrak tiga tahun dengan nilai 6 hingga 6,5 juta Euro per musim. Angka itu setara dengan apa yang diterima Nicolo Barella, Calhanoglu, dan Marcus Thuram saat ini. Bagi Inter, angka tersebut sepadan. Mereka butuh pemain yang bisa langsung memberi dampak, bukan sekadar pengganti.
Di sisi lain, kehadiran Goretzka bukan cuma untuk jangka pendek. Inter memimpikan sosok yang bisa memimpin tim di momen-momen genting, baik di Serie A apalagi di Liga Champions. Karakternya di lapangan diharapkan bisa mengangkat performa kolega-koleganya.
Namun begitu, ada nilai tambah lain. Goretzka bisa menjadi mentor sempurna untuk talenta muda seperti Massolin dan Stankovic. Pengalamannya di level puncak sepakbola Jerman dan Eropa sangat berharga untuk membantu anak-anak muda itu beradaptasi.
Kalau akhirnya deal, transfer ini bakal jadi salah satu yang paling strategis buat Inter musim panas nanti. Sekaligus jadi sinyal keras ambisi mereka. Nerazzurri tak cuma mau bertahan di puncak Italia, tapi juga siap bersaing lebih sengit lagi di kancah Eropa.
Artikel Terkait
Persib Tekan Gas di Serang, Puncak Klasemen Super League 2025-2026 Dipertaruhkan
Persik Kediri Kalahkan Persita 1-0 Berkat Gol Jon Toral
Mauricio Souza Kritik Kreativitas Lini Depan Meski Persija Taklukkan PSBS Biak
Marc Marquez Buka Peluang Pensiun Dini dari MotoGP Usai Musim 2026