Memang, perkembangan mereka terbilang pesat. Hanya dalam waktu enam bulan sejak dipasangkan, mereka sudah berhasil melenggang ke BWF World Tour Finals. Turnamen akhir tahun yang hanya diisi oleh pemain-pemain terbaik dunia.
Prestasi lain yang patut dicatat adalah keberhasilan mereka menembus peringkat empat dunia per 13 Januari 2026. Mereka mencapainya hanya dengan mengikuti 10 turnamen. Bagi Fikri, ini adalah pencapaian tertinggi dalam kariernya.
Sebelumnya, dia pernah berpasangan dengan Bagas Maulana dan Daniel Marthin. Namun, bersama MURIANETWORK.COM, performanya terlihat paling impresif meski baru mengoleksi satu gelar.
"Ya alhamdulillah pasangan dengan siapapun memang hasilnya belum bisa (banyak) juara, tapi tidak terlalu buruk juga untuk saya pribadi. Karena dengan Bagas, bisa (juara) All England, bisa tembus juga, dengan Daniel bisa tembus juga, cuma Daniel terhalang ada musibah," jelas Fikri.
Dia melanjutkan dengan nada optimis, "Sama A Fajar bisa tembus juga, dan melebihi dengan pasangan Bagas dan Daniel. Ya semoga itu bisa bikin saya lebih semangat lagi, lebih konsisten lagi untuk bisa juara karena baru sekali sama Ajay (Fajar). Ya semoga Ajay bisa menemani saya menjadi juara, bukan saya menemani Ajay jadi runner-up."
Kesempatan untuk memuaskan dahaga gelar itu akan segera mereka dapatkan. Indonesia Masters 2026 menjadi ajang terdekat. Peluang mereka terbuka lebar, terutama karena beberapa pasangan top dunia, seperti Kim Won-ho/Seo Seung-jae, dikabarkan tidak akan turun di turnamen Super 500 ini. Momentum yang bagus untuk membuka puasa gelar.
Artikel Terkait
Mbappe Siap Pimpin Madrid Bangkit dari Duka
Glasner Buka Suara: Keputusan Hengkang dari Crystal Palace Sudah Bulat
PSIS Semarang Gempur Bursa Transfer, Empat Pemain Lokal Dilepas
Persebaya Siap Boyong Witan dan Sananta di Bursa Transfer Paruh Musim