Duel Parang di Agats, Ayah dan Anak Saling Serang Hingga Tewas
Malam di Agats, Rabu (8/4) lalu, berakhir dengan adegan mengerikan. Bukan perkelahian biasa, melainkan sebuah pertarungan sengit antara seorang ayah dan anak kandungnya sendiri. Keduanya terlibat dalam baku hantam menggunakan senjata tajam, yang berakhir dengan kondisi mengenaskan: ayah dan anak sama-sama roboh, bersimbah darah di jalanan.
Menurut sejumlah saksi, semuanya berawal sekitar pukul setengah delapan malam. Teofilus Atew (29), seorang warga yang melihat kejadian itu, mengisahkan Paternus Tapiem (50) berlari ketakutan di jalan raya. Yang mengejarnya bukan orang lain, melainkan Elifas Sakuw (25), putra kandungnya sendiri. Elifas disebut-sebut mengalami gangguan jiwa.
Dikejar-kejar, Paternus berusaha mencari perlindungan. Dia masuk ke dalam rumah seorang warga, berharap bisa selamat. Tapi harapannya pupus. Anaknya itu terus memburu, membawa sebilah pisau, dan nekat menerobos masuk.
Di dalam rumah itulah serangan brutal terjadi. Elifas konfrontasi langsung, menyerang ayahnya tanpa ampun. Serangan membabi-buta itu menyisakan luka serius di sekujur tubuh sang ayah. Dari rahang kiri, telinga, dahi, hingga leher semua terkena bacaan.
Artikel Terkait
Satpam di Surabaya Bobol TK Tempatnya Bekerja, Curi Rp43 Juta
Kebijakan WFH Jumat Berdampak, Arus Lalu Lintas Medan Turun 20 Persen
Bonjowi Klaim Empat Dokumen Krusial Jokowi Hilang dari Arsip KPU DKI
Medan Terapkan WFH Setiap Jumat, Targetkan Penghematan BBM 20 Persen