Kerja Sama Kunci Sukses Program Makan Bergizi Gratis
Di tengah upaya pemerintah mewujudkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, punya pesan penting. Ia mendorong semua pihak yang mengelola dapur SPPG untuk benar-benar kompak. Tanpa itu, program andalan Presiden Prabowo Subianto ini bisa mandek di tengah jalan.
“Kalau kalian malah berantem, dan tidak bisa bekerja sama, bagaimana program yang sangat luar biasa ini bisa berjalan dengan baik,” tegas Nanik dalam Rapat Sosialisasi dan Evaluasi Pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (25/11).
Menurutnya, kerja sama yang solid bukan hanya dengan ahli gizi atau akuntan, tapi juga dengan mitra atau yayasan setempat. Semua elemen harus bergerak seirama.
Pesan itu bukan tanpa alasan. Nanik mengaku mendapat laporan bahwa ada beberapa SPPG yang terpaksa berhenti beroperasi karena konflik internal. Perselisihan antara mitra dengan kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan membuat roda kegiatan macet total.
Akibatnya? SPPG mangkrak. Ahli gizi dan akuntan memilih mundur. Kepala SPPG-nya pun hilang entah ke mana.
Seperti yang dialami Syaikhu, Mitra SPPG Japan Sooko, Mojokerto. “Kami baru mulai 20 Oktober, tapi baru 5 hari jalan, harus berhenti,” ujarnya.
Artikel Terkait
Pramono Anung Tegaskan JPO Sarinah Akan Dibangun Kembali, Utamakan Akses Difabel
Indonesia dan Turki Sepakati Aksi Nyata, Dari Gaza hingga Industri Pertahanan
Prajurit Gugur di Nduga, Ayah Banggakan Tekad Baja Anaknya yang Tak Pernah Menyerah
Megawati Bikin Heboh, Nyanyikan Cinta Hampa di Panggung Rakernas PDIP