Di Istana Negara, Jakarta, Jumat lalu, suasana tampak khidmat. Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Andi Rahadian untuk memegang jabatan penting: Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kesultanan Oman, yang juga merangkap untuk Republik Yaman. Pelantikan ini menandai dimulainya tugas baru Andi di kawasan yang tengah menjadi sorotan dunia.
Usai acara, Andi Rahadian menyampaikan kesiapannya. Ia bertekad menjalankan amanah presiden untuk memperkuat hubungan Indonesia dengan kedua negara tersebut. Fokusnya luas, mencakup politik, ekonomi, hingga hal-hal yang bersifat sosial budaya. Namun, di balik itu, ada satu tanggung jawab yang tak kalah genting: perlindungan warga negara.
Ucapnya dengan penuh keyakinan.
Lalu, bagaimana dengan situasi geopolitik di Timur Tengah yang sedang memanas? Kawasan itu, termasuk Selat Hormuz yang strategis, memang sedang dalam sorotan. Menanggapi hal ini, Andi menegaskan posisinya dengan jelas. Komitmennya adalah untuk mengikuti setiap arahan dari pemerintah pusat di Jakarta.
Artikel Terkait
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Yield Total Tembus 10,1%
Arab Saudi Resmi Hentikan Visa Haji Furoda 2026, Indonesia Dukung Penuh
Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu untuk Jaga Kekayaan Negara
Pemerintah Tegas Jaga Rasio Utang di 40% Meski Aturan Izinkan 60%