Agen Klopp Ungkap Chelsea dan MU Pernah Dekati Pelatih Usai Tinggalkan Liverpool

- Selasa, 17 Februari 2026 | 14:00 WIB
Agen Klopp Ungkap Chelsea dan MU Pernah Dekati Pelatih Usai Tinggalkan Liverpool

MURIANETWORK.COM - Agen Jurgen Klopp, Marc Kosicke, mengungkapkan bahwa dua klub raksasa Liga Premier, Chelsea dan Manchester United, sempat melakukan pendekatan untuk membujuk sang pelatih bergabung. Pendekatan itu dilakukan tak lama setelah Klopp mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan Liverpool pada akhir musim 2023/24, setelah sembilan tahun penuh prestasi di Anfield. Meski demikian, kedua klub tersebut dikabarkan telah membantah klaim yang dilayangkan oleh perwakilan Klopp ini.

Pendekatan yang Berakhir Sia-sia

Kabar mengejutkan datang dari sang agen. Marc Kosicke menyebut bahwa meski publik sudah mengetahui komitmen Klopp untuk tidak melatih klub Inggris lain selain Liverpool, pertanyaan dari klub-klub top tetap berdatangan. Dua di antaranya bahkan berasal dari rival berat The Reds, yakni Chelsea dan Manchester United.

“Bahkan Chelsea dan Manchester United pun menanyakan, meskipun Jurgen telah dengan jelas menyatakan bahwa ia tidak akan melatih klub lain di Inggris. Pertanyaan-pertanyaan ini terus berdatangan,” tutur Kosicke kepada Transfermarkt.

Warisan yang Tak Tergoyahkan di Anfield

Keputusan Klopp untuk istirahat dari dunia kepelatihan klub datang setelah periode yang sangat sukses. Di bawah asuhannya, Liverpool bangkit dan mengoleksi delapan trofi, puncaknya adalah gelar Liga Champions 2019 dan juara Liga Premier musim 2019/20. Era keemasan itu telah menempatkan namanya di deretan legenda klub, sejajar dengan Bill Shankly dan Bob Paisley.

Pasca hengkang dari Liverpool, pria berusia 58 tahun itu memilih peran yang lebih tenang sebagai Kepala Sepak Bola Global untuk grup Red Bull. Posisi ini memberinya tanggung jawab sebagai penasihat untuk jaringan klub seperti RB Leipzig dan Red Bull Salzburg, jauh dari sorotan dan tekanan harian di bangku cadangan.

Bukan Hanya Klub, Tim Nasional Juga Menjajaki

Minat terhadap jasa Klopp ternyata tidak hanya berasal dari level klub. Kosicke juga mengungkapkan bahwa ada tawaran menarik dari federasi sepak bola negara-negara besar sebelum kliennya memutuskan bergabung dengan Red Bull.

“Sebelum bergabung dengan Red Bull, Jurgen bisa saja melatih AS atau Inggris. Mungkin juga Jerman, jika Julian Nagelsmann belum berada di sana,” lanjutnya.

Meski demikian, Kosicke menegaskan bahwa Klopp saat ini sangat menikmati jeda dari dunia kepelatihan. “Mungkin suatu saat nanti ia akan mengatakan bahwa ia perlu mencium aroma ruang ganti lagi. Namun saat ini ia sangat, sangat bahagia dengan perannya,” tambahnya.

Pintu ke Liverpool Masih Terbuka?

Meski menikmati masa istirahatnya, Klopp tidak menutup kemungkinan untuk suatu hari nanti kembali ke Anfield. Dalam sebuah podcast, ia memberikan secercah harapan bagi para pendukung setianya, meski dengan catatan yang sangat hati-hati.

“Saya mengatakan saya tidak akan pernah melatih tim lain, tim yang berbeda, di Inggris. Jadi itu berarti jika kemudian itu Liverpool… ya. Secara teoritis itu mungkin,” ujar Klopp di podcast The Diary of a CEO.

“Saya berusia 58 tahun, itu berarti saya bisa membuat keputusan dalam beberapa tahun, saya tidak tahu. Apakah saya harus membuat keputusan hari ini? Kalau begitu, saya tidak akan melatih lagi,” tegasnya. “Tapi syukurlah, saya tidak perlu melakukan itu. Saya hanya bisa melihat apa yang akan terjadi di masa depan,” tandasnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar