MURIANETWORK.COM - Persib Bandung menghadapi tugas berat untuk membalikkan defisit tiga gol saat menjamu Ratchaburi FC dalam laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026, Rabu (18/2/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Meski tertinggal agregat setelah kalah di kandang lawan, keyakinan untuk melangkah ke perempat final masih menguat di kubu Maung Bandung.
Target Menang Besar di Kandang Sendiri
Kekalahan 0-3 dari Ratchaburi FC pada pertandingan pertama, 11 Februari lalu, memang menempatkan Persib pada situasi yang sangat sulit. Untuk bisa lolos, tim asuhan Bojan Hodak itu tidak cukup sekadar menang. Mereka wajib meraih kemenangan dengan selisih minimal empat gol tanpa kebobolan, atau menang tiga gol lalu melanjutkan pertarungan melalui babak adu penalti. Tekanan jelas ada, namun laga di GBLA memberikan harapan tersendiri.
Bek andalan Persib, Frans Putros, secara terbuka mengakui betapa beratnya hasil di leg pertama. Namun, di balik pengakuan itu, terpancar sikap pantang menyerah yang dipegang teguh seluruh anggota skuad.
“Tentu saja tidak mudah melihat hasil yang kami dapatkan di Ratchaburi. Namun, tidak ada yang mustahil,” tutur Putros, menyiratkan optimisme yang masih terjaga.
Dia menegaskan bahwa kepercayaan diri untuk membalikkan keadaan masih menjadi modal utama tim. Semangat kolektif itu, menurutnya, adalah kunci menghadapi pertandingan yang berstatus hidup dan mati ini.
Artikel Terkait
Persebaya Tingkatkan Intensitas Latihan Hadapi Laga Krusial Kontra Persita
Marc Marquez Akui Kondisi Fisik Jadi Kendala Utama di Awal MotoGP 2026
Dovizioso Soroti Performa Marquez: Cedera Lama Diduga Jadi Hambatan di MotoGP 2026
Gattuso Mundur, FIGC Berguncang Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026