Siang itu, di Jalan Sangir, Makassar, suasana tiba-tiba berubah panik. Asap tebal membubung, disusul jeritan warga. Sebuah rumah kayu tiga petak telah berubah jadi lautan api. Kejadiannya pada Senin sore, 16 Februari 2026.
Dari keterangan yang berhasil dihimpun, titik awal musibah ini diduga berasal dari ulah seorang bocah. Anak itu disebut-sebut sedang asyik bermain korek api, tanpa ada orang dewasa yang mengawasinya.
“Tadi kecil apinya tapi kencang sekali angin karena daerah pantai kencang angin, cepat merambat,”
kata Rizki, seorang saksi berusia 30 tahun yang menyaksikan langsung kejadian itu.
Artikel Terkait
Pemprov Sulsel Tegaskan Anggaran Sewa Helikopter Rp 2 Miliar Belum Direalisasi
Arus Balik Lebaran 2026 Resmi Berakhir, 3,38 Juta Kendaraan Masuk Jabotabek
Kebocoran Diduga Picu Ledakan dan Kebakaran di SPBE Cimuning Bekasi
Aturan Larangan Ponsel di Sekolah Makassar Picu Pro-Kontra di Kalangan Siswa