Bocah Bermain Korek Api Picu Kebakaran Rumah Kayu di Makassar

- Senin, 16 Februari 2026 | 16:00 WIB
Bocah Bermain Korek Api Picu Kebakaran Rumah Kayu di Makassar
Kebakaran di Makassar

Siang itu, di Jalan Sangir, Makassar, suasana tiba-tiba berubah panik. Asap tebal membubung, disusul jeritan warga. Sebuah rumah kayu tiga petak telah berubah jadi lautan api. Kejadiannya pada Senin sore, 16 Februari 2026.

Dari keterangan yang berhasil dihimpun, titik awal musibah ini diduga berasal dari ulah seorang bocah. Anak itu disebut-sebut sedang asyik bermain korek api, tanpa ada orang dewasa yang mengawasinya.

“Tadi kecil apinya tapi kencang sekali angin karena daerah pantai kencang angin, cepat merambat,”

kata Rizki, seorang saksi berusia 30 tahun yang menyaksikan langsung kejadian itu.

Ia menggambarkan, api yang awalnya cuma sepercik, dalam sekejap berubah jadi monster. Material rumah yang seluruhnya dari kayu jadi santapan empuk, ditambah hembusan angin laut yang kencang siang itu. Sekitar pukul setengah lima sore, kobaran api sudah tak terkendali.

Di lokasi, petugas pemadam berjibaku. Setidaknya sepuluh unit armada dikerahkan untuk meredam si jago merah. Sampai berita ini diturunkan, proses pemadaman dan evakuasi masih terus berlangsung. Suara sirene dan teriakan komando memenuhi udara.

Namun begitu, ada secercah kabar baik di tengah musibah. Bocah yang diduga memicu kejadian ini berhasil diselamatkan dari lokasi. Dia mengalami luka bakar di bagian lengan, tapi kondisinya stabil setelah dievakuasi.

Pemandangan di Jalan Sangir sore itu sungguh memilukan. Rumah yang mungkin penuh kenangan, ludes dilalap api dalam hitungan jam. Semua berawal dari sebuah korek api dan lengahnya pengawasan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar