MURIANETWORK.COM - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil membongkar sebuah laboratorium narkoba yang beroperasi di dalam apartemen di kawasan Sunter Agung, Jakarta Utara. Penggerebekan yang dilakukan pada Sabtu (18/11/2023) itu berhasil mengamankan dua tersangka warga negara Iran serta barang bukti senilai miliaran rupiah, mengungkap modus operandi jaringan narkotika internasional yang menyusup ke permukiman.
Penggerebekan di Tengah Permukiman
Aksi penggerebekan ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan terhadap dua warga negara Iran di kawasan Jakarta Timur sehari sebelumnya. Kerjasama yang solid antara polisi dan petugas Bea Cukai membawa penyidik ke lokasi yang tak terduga: sebuah unit apartemen yang disulap menjadi pabrik narkoba. Temuan ini menunjukkan tingkat keberanian dan kecanggihan jaringan yang berusaha menyembunyikan aktivitas ilegalnya di balik fasilitas hunian biasa.
Barang Bukti Senilai Fantastis
Dari penggeledahan mendalam di lokasi, penyidik berhasil mengamankan barang bukti yang sangat signifikan. Tidak hanya menemukan 1,6 kilogram sabu-sabu dalam kondisi siap edar, polisi juga menyita berbagai bahan baku dan peralatan produksi narkoba yang canggih. Nilai total barang sitaan dari operasi ini diperkirakan mencapai angka yang fantastis, yakni sekitar Rp20 miliar. Angka ini menggambarkan skala produksi dan potensi peredaran gelap yang hendak dilakukan oleh jaringan tersebut.
Kombes Pol. Krisno Halomoan Siregar, perwira yang terlibat dalam pengungkapan kasus ini, menegaskan temuan tersebut. "Dari penggeledahan di lokasi, polisi menyita barang bukti 1,6 kilogram sabu siap edar serta bahan dan peralatan produksi narkoba senilai Rp20 miliar," jelasnya.
Pengembangan Jaringan Internasional
Dengan ditangkapnya dua tersangka asal Iran dan modus operandi yang terstruktur, polisi menduga kuat adanya keterlibatan jaringan narkotika internasional. Penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri saat ini masih melakukan pengembangan lebih lanjut. Upaya ini difokuskan untuk melacak rantai pasokan, jaringan distribusi, dan kemungkinan tersangka lain yang terlibat, baik di dalam maupun luar negeri.
Operasi pengungkapan laboratorium terselubung ini menjadi bukti komitmen aparat dalam memberantas peredaran narkoba hingga ke akarnya. Keberhasilan ini juga mengingatkan publik akan pentingnya kewaspadaan terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar, mengingat pelaku bisa memanfaatkan lokasi yang tampak biasa untuk kegiatan yang luar biasa berbahaya.
Artikel Terkait
PKK Nagan Raya Gelar Trauma Healing untuk 309 Siswa Korban Banjir Bandang
BMKG Siagakan Sebagian Jakarta dan Sekitarnya Hadapi Hujan Lebat 16-19 Februari
Ahli Ingatkan Bahaya Konsumsi Lemak Jenuh Berlebih bagi Jantung dan Metabolisme
Tembok SMPN 182 Jakarta Roboh, Sudah Ada Peringatan Kondisi Miring