MURIANETWORK.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan warga DKI Jakarta dan sekitarnya untuk bersiap menghadapi cuaca ekstrem. Peringatan waspada hingga siaga potensi hujan lebat hingga sangat lebat dikeluarkan untuk periode 16 hingga 19 Februari 2026, dengan dampak yang dapat mengganggu aktivitas hingga mengancam keselamatan.
Peringatan Dini untuk Awal Pekan
Berdasarkan informasi resmi yang disampaikan BMKG, kondisi cuaca pada Senin, 16 Februari 2026, sudah perlu diwaspadai. Wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Pada level ini, ancaman utamanya adalah genangan air, luapan sungai, serta longsor yang berpotensi mengganggu mobilitas warga.
Namun, ancaman yang lebih serius di hari yang sama justru mengintai wilayah lain. BMKG meningkatkan statusnya menjadi peringatan siaga untuk Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, serta menjangkau Kota dan Kabupaten Bogor. Di area ini, hujan diprakirakan memiliki intensitas lebat hingga sangat lebat.
“Untuk potensi dampak bencana di level siaga terdapat potensi bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, dan longsor yang berdampak signifikan terhadap masyarakat, layanan publik hingga infrastruktur,” jelas BMKG dalam rilis resminya.
Eskalasi Ancaman di Hari Berikutnya
Pola cuaca buruk ini diprakirakan tidak langsung mereda. Pada Selasa, 17 Februari, status siaga masih berlaku untuk beberapa wilayah. Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat. Sementara itu, intensitas yang lebih tinggi, yaitu lebat hingga sangat lebat, diprakirakan melanda Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, serta meluas ke Kota Depok, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang.
Memasuki Rabu, 18 Februari, pola peringatan kembali menunjukkan dinamika. Meski Jakarta Selatan turun ke status waspada, ancaman justru meningkat di wilayah lain. BMKG kembali menaikkan status menjadi siaga untuk Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat di kawasan tersebut.
Kesiapsiagaan Menjadi Kunci
Rangkaian peringatan dari lembaga meteorologi terpercaya ini menegaskan perlunya kewaspadaan tinggi dari seluruh pemangku kepentingan. Analisis berbasis data ini menggarisbawahi bahwa ancaman hidrometeorologi di wilayah ibu kota dan penyangganya bersifat multidimensi, mulai dari gangguan aktivitas hingga risiko bencana yang berdampak signifikan.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dari kanal resmi, menghindari area rawan banjir dan longsor, serta menyiapkan langkah antisipasi untuk meminimalisir risiko. Koordinasi antar instansi terkait juga menjadi faktor penentu dalam mengurangi dampak yang mungkin timbul dari periode cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung selama beberapa hari ini.
Artikel Terkait
Wamen Haji Resmikan Replika Pesawat untuk Simulasi Calon Jemaah di Aceh
BMKG Siagakan Empat Wilayah Jakarta, Waspadai Hujan Lebat hingga Rabu
Jakarta Utara Siagakan 94 Pompa Antisipasi Hujan Lebat dan Banjir Rob
Kebakaran Kandang Ayam di Boyolali Tewaskan 10 Ribu Ekor DOC, Diduga dari Tungku Arang