Baliho film 'Aku Harus Mati' yang sempat terpasang di beberapa ruas jalan Jakarta akhirnya diturunkan oleh Pemprov DKI. Aksi ini diambil setelah banyak keluhan dari warga yang merasa tidak nyaman dengan tampilannya.
Gubernur Pramono Anung menegaskan hal itu saat ditemui di Pasar Gardu Asem, Jakarta Pusat, Senin lalu.
"Baliho tersebut sudah kami turunkan," ujarnya. "Tapi prinsipnya, ini tidak boleh terulang kembali."
Menurut Pramono, memasang iklan yang sensitif tanpa memikirkan dampaknya bagi publik adalah tindakan yang patut dikritisi. Ia bilang, Pemprov akan berusaha mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
"Yang seperti-seperti ini hanya untuk menarik publik kemudian memasang iklan yang sensitif, dan ini berdampak bagi masyarakat. Maka ini tidak boleh terulang kembali," tegasnya.
Artikel Terkait
Petugas PPSU di Kalisari Diberi SP1 Gara-gara Pakai Foto AI untuk Laporan Parkir
Pemerintah Buka Opsi Impor Minyak Mentah dari Rusia demi Jamin Pasokan BBM
Jerman Wajibkan Izin Militer bagi Pria yang Ingin Tinggal di Luar Negeri Lebih dari Tiga Bulan
Polisi Ungkap Motif Iseng dan Pengaruh Narkoba di Balik Pelecehan Seksual Sopir Taksi Online