Di tengah ketegangan pasokan energi global, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah tak akan pilih-pilih negara asal untuk impor minyak mentah. Rusia pun termasuk dalam opsi yang terbuka. Intinya, keamanan pasokan BBM dalam negeri jadi prioritas utama.
"Kalau sudah jadi (impor dari Rusia), saya akan kabari, ya," ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Senin (6/4/2026).
Pernyataannya ini menanggapi tawaran yang sebelumnya disampaikan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov. Bahlil menegaskan, dalam situasi krisis seperti sekarang, sikap pragmatis diperlukan.
"Jadi, jangan kita pilih-pilih sekarang. Dari negara mana saja (bisa impor), yang penting ada," tegasnya.
Menurutnya, pemerintah punya kewajiban mutlak untuk menjamin ketersediaan bahan bakar bagi masyarakat. Itu harga mati.
Artikel Terkait
Pemerintah Thailand Luncurkan Program Diskon Hingga 58% untuk 3.000+ Kebutuhan Pokok
Sidang Perdana Kasus Pembunuhan Bankir: Dua Prajurit Ditahan, Satu Masih Bebas
Kemendes PDT dan BAZNAS Perkuat Sinergi, UPZ Zakat Akan Dibentuk hingga ke Desa
Cuaca Buruk di Soekarno-Hatta, 12 Penerbangan Dialihkan