Mayoritas Siswa Korban Keracunan di Jaktim Sudah Bisa Pulang
Kasus dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan siswa di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, mulai menunjukkan perkembangan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan kabar terbaru bahwa sebagian besar siswa yang sempat dirawat di rumah sakit kini telah diperbolehkan pulang.
“Yang pertama, hampir semua siswa itu sudah dipulangkan ya, hampir semua, sebagian besar,” ujar Pramono di Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).
Meski begitu, ia mengaku belum menerima laporan resmi pagi ini dari Kepala Dinas Kesehatan maupun Dinas Pendidikan. Pramono sendiri pada Sabtu lalu sempat mendatangi Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit untuk menjenguk para korban. Saat itu, tercatat ada 72 siswa yang menjalani perawatan.
“Tapi dari jumlah tujuh puluh dua siswa yang pada waktu hari Sabtu saya juga ikut melihat secara langsung di Rumah Sakit Duren Sawit, sekarang ini hampir semuanya sudah sehat kembali,” katanya lagi.
Lantas, apa penyebab pastinya? Menurut Pramono, wewenang untuk melakukan uji laboratorium ada di tangan Badan Gizi Nasional (BGN). Namun dari hasil dialognya dengan para siswa di rumah sakit, ada satu menu yang kerap disebut.
“Mengenai potensi dari apa yang menyebabkan keracunan, tentunya ini kewenangan BGN. Tetapi semua anak pada waktu itu ketika berdialog dengan saya mereka mengatakan bahwa kemungkinan besar ini dari spaghetti,” jelasnya.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Pastikan Stok Aman, Sementara Industri Plastik Nasional Terancam PHK
Jawa Tengah Terapkan WFH Jumat dan Penghematan Energi untuk ASN Mulai 2026
Mendagri: Inflasi Bulanan Jadi Indikator Kunci Pemulihan Daerah Bencana
Pemilik Hajatan di Purwakarta Tewas Dikeroyok, Keluarga Berharap Keadilan Ditegakkan