Akulaku Finance Catat Laba Bersih Melonjak 66% Didorong Layanan Paylater

- Jumat, 06 Maret 2026 | 06:15 WIB
Akulaku Finance Catat Laba Bersih Melonjak 66% Didorong Layanan Paylater

Tak cuma laba, nilai piutang pembiayaan yang dikelola atau managed loan receivables juga ikut membesar, mencapai Rp2,5 triliun.

Namun begitu, yang menarik justru di balik pertumbuhan yang pesat itu. Perry menekankan bahwa kualitas portofolio mereka tetap terjaga. Meski penyaluran dan transaksi naik signifikan, indikator rasio pembiayaan bermasalah (Non-Performing Financing) net justru berhasil ditekan. Angkanya terjaga di level yang sangat sehat, hanya 1,1 persen.

Di sisi lain, struktur keuangan perusahaan juga tampak solid. Rasio utang terhadap ekuitas mereka tercatat stabil dan masih tergolong rendah, yaitu sekitar 2 kali. Kombinasi yang ideal antara pertumbuhan agresif dan fundamental yang kuat.

“Jadi di tahun 2025 adalah basically tahun di mana kami dapat tumbuh secara sehat, berkelanjutan dengan praktek manajemen risiko yang konservatif,” imbuhnya menutup pembicaraan.

Secara keseluruhan, laporan dari Akulaku Finance ini menggambarkan sebuah pencapaian yang berusaha seimbang. Tumbuh cepat, tapi tetap berusaha menjaga agar tidak terjebak dalam masalah kredit macet. Sebuah tantangan yang tidak mudah di industri pembiayaan digital yang kompetitif.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar