Wali Kota Pekanbaru Buktikan Pembangunan Cepat Bisa Ramah Lingkungan

- Selasa, 25 November 2025 | 16:30 WIB
Wali Kota Pekanbaru Buktikan Pembangunan Cepat Bisa Ramah Lingkungan

Di tengah riuh pesta penghargaan di The Westin Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (25/11) lalu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho tampak sumringah. Namanya disebut sebagai penerima penghargaan Tokoh Akselerator Tata Kelola Kota Berbasis Lingkungan dalam detikcom Awards 2025. Baginya, momen ini bukan sekadar piala.

Ia melihatnya sebagai bukti nyata. Bahwa pembangunan di kota yang dipimpinnya bisa melesat cepat, tapi tak mengabaikan aspek lingkungan.

"Pertama-tama, kami ucapkan terima kasih banyak kepada detikcom," ujar Agung, penuh semangat.

Ia lantas menjelaskan lebih lanjut. "Penghargaan ini menunjukkan dengan jelas bahwa pembangunan di Kota Pekanbaru, terutama soal kecepatannya, haruslah tetap bertanggung jawab pada lingkungan."

Menurutnya, berbagai terobosan yang digulirkan Pemkot Pekanbaru belakangan ini membuktikan satu hal. Inovasi dan kelestarian bumi ternyata bisa berjalan beriringan, tidak saling menegasi.

"Kita sudah lihat sendiri. Inovasi-inovasi yang kita terapkan di Pekanbaru rupanya sangat bisa sejalan dengan upaya kita menjaga bumi," tegasnya.

Di sisi lain, Agung tak lupa mengapresiasi peran detikcom. Ia berharap, penghargaan semacam ini bisa memompa semangat pemerintah daerah lain untuk membangun tata kelola kota yang lebih hijau dan berkelanjutan.

"Sekali lagi, terima kasih untuk detikcom," imbuhnya singkat.

detikcom Awards 2025 sendiri digelar dengan satu misi: memberi apresiasi pada mereka yang berkontribusi nyata bagi Indonesia. Tahun ini, tema yang diusung adalah 'Apresiasi Karya Insan Nusantara, Merajut Indonesia Gemilang'.

Penghargaan ini ditujukan bagi individu, pelaku usaha, dan unsur pemerintah yang telah mencatatkan prestasi serta memberikan dampak signifikan. Fokusnya ada pada karya, tata kelola, dan pencapaian unggul di berbagai lini.

Pada akhirnya, ajang ini adalah salah satu cara detikcom untuk terus menjaga semangat berkarya, berdedikasi, dan bertransformasi dalam bingkai Indonesia yang besar.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar