Gubernur Jakarta, Pramono Anung, turun langsung ke lapangan pada gelaran Car Free Day (CFD) di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu pagi. Dalam kunjungan itu, ia berjalan kaki berdampingan dengan aktris Cinta Laura, menyimak keluhan warga, sekaligus mengampanyekan gerakan pemilahan sampah.
Pramono menjelaskan, CFD di kawasan Rasuna Said pada hari itu berlangsung mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB. Penyesuaian jadwal tersebut, menurutnya, merupakan hasil evaluasi terhadap waktu ibadah sejumlah gereja yang berada di sekitar lokasi yang terdampak penyelenggaraan acara.
Dari interaksinya dengan masyarakat, Pramono mengungkapkan bahwa mayoritas pengunjung menginginkan CFD Rasuna Said dijadikan kegiatan rutin. “Dan tadi saya secara khusus ingin mendengarkan masukan, saran, dan juga pendapat dari masyarakat yang datang untuk Car Free Day. Sebagian besar, hampir 95, 96 persen lebih, mereka mengharapkan Car Free Day ini menjadi kontinu, terus-menerus. Yang 5 persen kurang, mereka mengharapkan ada beberapa perbaikan,” ujarnya usai peninjauan di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.
Sementara itu, sekitar lima persen keluhan yang disampaikan warga berkaitan dengan penataan jalan dan area pejalan kaki. Pramono menambahkan, Pemerintah Provinsi Jakarta juga berencana menanam pohon di sekitar lokasi CFD. “Untuk tempat ini yang 4-5 persen (warga CFD) kenapa mereka mengeluh, karena memang mereka melihat sepanjang jalan terutama yang di sisi timur, di sisi sebelah sini, ini kan belum 100 persen selesai. Masih ada pohon-pohon yang sedang ditanam karena memang baru selesai tanggal 22 Juni yang secara resmi akan kami resmikan,” jelasnya.
Selain soal infrastruktur, muncul pula saran terkait kebersihan lingkungan dan pengaturan pedagang kaki lima. Menanggapi hal itu, Pramono secara khusus meminta Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, untuk segera melakukan pembenahan. “Maka tadi kebetulan ada Wali Kota Jakarta Selatan, Pak Syafrin, saya minta untuk dari awal dilakukan pembenahan, jangan sampai hal-hal kecil seperti ketika Car Free Day di Sudirman-Thamrin pada waktu itu ada pedagang yang kemudian sempat viral,” katanya. Ia menegaskan bahwa jalur CFD tidak diperbolehkan untuk kegiatan berdagang. “Memang jalur Car Free Day terus terang tidak kita perbolehkan untuk siapa pun berdagang di tempat itu. Cuma hanya memang caranya mungkin lebih soft, tidak kemudian menimbulkan polemik di ruang publik,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pramono menggandeng Cinta Laura yang juga menjabat sebagai duta Gerakan Pilah Sampah. Ia berharap kebiasaan memilah sampah tidak hanya menjadi gerakan musiman. “Nah, apa yang ingin kami lakukan dengan mempunyai ambassador seperti Cinta Laura adalah habit atau behavior atau perilaku kita semua masyarakat, terutama untuk melakukan pilah sampah itu bukan hanya karena ada Ingub Nomor 5 Tahun 2026, tetapi memang sudah menjadi gerakan masyarakat,” kata Pramono. Ia juga mendorong hotel, restoran, dan kafe untuk turut serta dalam gerakan tersebut. “Maka ini menjadi gerakan bersama dalam waktu dekat sebelum ulang tahun Jakarta, saya pengin benar-benar gerakan pilah sampah ini bukan menjadi gerakan yang hanya musiman karena adanya Ingub, tetapi sudah menjadi gerakan kebersamaan yang ada di masyarakat seluruh lapisan, mulai dari horeka (hotel, restoran, kafe) sampai dengan masyarakat terbawah,” ucapnya.
Cinta Laura menyambut positif program tersebut. Ia mengakui masih banyak warga yang belum peduli terhadap pemilahan sampah, namun kerap mengeluh saat melihat lingkungan kotor atau tempat pembuangan akhir yang penuh. “Tapi yang seharusnya kita lakukan bukanlah menyalahkan, tapi merubah kebiasaan kita, memiliki tanggung jawab, menyadari bahwa kitalah bagian dari masalahnya dan kitalah yang harus merubah tingkah laku kita,” kata Cinta. Menurutnya, sampah adalah tanggung jawab setiap individu yang membuangnya, dan pemilahan menjadi langkah awal agar fasilitas pengolah sampah dapat dimanfaatkan secara optimal. “Mereka dengan sampah yang sudah kita pilah sebagai warga, bisa membawa sampah itu ke tempat-tempat yang tepat untuk dikelola dan didaur ulang. Dan oleh karena itu, kehadiranku di sini hari ini adalah untuk mengingatkan semua orang, terutama generasi muda, bahwa ayo kita miliki tanggung jawab, ayo kita ubah habit-habit buruk kita,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat di Tabanan, Target 400 Murid Baru
Pemprov DKI Targetkan LRT Velodrome-Manggarai Rampung dan Diresmikan pada Agustus
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Mantan Artis FE Jadi Model Video Call Palsu untuk Jaring Korban Investasi Bodong di Solo Baru