MURIANETWORK.COM - Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) segera turun ke lapangan untuk memantau dan menstabilkan harga sejumlah bahan pokok yang mulai merangkak naik di awal Ramadan. Langkah ini diambil menyusul laporan kenaikan harga komoditas seperti cabai rawit, cabai merah, bawang putih, daging ayam ras, dan daging sapi di beberapa pasar.
Instruksi Langsung ke Pasar
Dalam rapat koordinasi yang digelar di Jakarta, Senin (23/1/2026), Tomsi menekankan pentingnya kehadiran langsung para petugas di lapangan. Ia meminta jajaran dinas terkait dan TPID untuk aktif berkomunikasi dengan para pelaku pasar guna mencari solusi penurunan harga.
"Bapak-Ibu sekalian tolong teman-teman dari dinas, dari TPID turun, turun cek. Kemudian komunikasikan betul dengan para champion-champion itu sehingga harga bisa turun," tuturnya dalam keterangan tertulis.
Penegakan HET dan Peran Bulog
Tomsi mengungkapkan, lonjakan harga terjadi hingga ke tingkat distributor, bahkan melampaui batas Harga Eceran Tertinggi (HET). Ia menegaskan perlunya sikap tegas dari pemerintah daerah, khususnya TPID, terhadap praktik penjualan di atas patokan harga yang telah ditetapkan.
"Kita punya harga eceran tertinggi, HET. Tegakkan hukum itu, ya. Tegakkan hukum itu dan saya minta turun setiap hari," tegasnya.
Artikel Terkait
Wamendagri: Dai dan Ulama Diharapkan Jadi Penggerak Sosial di Wilayah Perbatasan
BPK Mulai Audit LKPD Bangka Belitung, Fokus pada Belanja Barang dan Proyek
Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Korupsi Petral, Diduga Picu Kenaikan Harga BBM
Persib Waspadai Bali United yang Berangkat dengan Moral Tinggi ke GBLA